Jakarta -
Sebuah lagu bertajuk 'Demi Waktu' yang dipopulerkan oleh grup band Ungu mendadak jadi topik perbincangan hangat publik.
Bukan tanpa alasan, lagu ini ternyata menyimpan rahasia yang selama ini tak diketahui publik.
Lagu ini resmi dirilis pada tahun 2005 dan berhasil menjadi salah satu karya yang paling ikonik di belantika musik Tanah Air.
Belum lama ini, Enda Ungu, sang gitaris sekaligus pencipta lagu tersebut membongkar kejadian unik yang terjadi selama proses produksi di studio rekaman.
Menurut cerita Enda, sebelum pengambilan suara untuk instrumen drum, para personel sempat membaca Al Fatihah secara bersama-sama.
"Lagu 'Demi Waktu' itu, awal sebelum kita take drum, itu track by track itu, kita baca Al-Fatihah dulu, Pasha baca Al Fatihah dulu," ujar Enda dalam video akun Instagram @beyondnotesmedia dilihat pada Minggu (15/3).
Ungu Band/ Foto: Instagram
Siapa sangka, pembacaan Al Fatihah tersebut ternyata masuk ke dalam sistem rekaman.
"Kita rekam, Al Fatihahnya, terus kita stretch, ada Al Fatihah tuh dalam track itu," ungkapnya.
Pemilik nama asli Franco Wellyjat Medjaya Kusumah ini mengatakan hasil rekaman suara pembacaan doa tersebut tidak ditampilkan yang orisinalnya.
Usai melakukan penyuntingan secara teknis, rekaman Al Fatihah tersebut ada dalam lagu, tapi volumenya diatur sedemikian rupa agar tetap menjadi 'rahasia teknis'.
Rekaman doa tersebut dibuat samar sehingga tidak akan didasari oleh para pendengar.
"Volumenya kecil, pokoknya ada track itu, ada track ya, pokoknya nggak kedengeran lah tapi," jelasnya.
Lantas, keberadaan doa yang samar tersebut dianggap sebagai berkah karena album yang berisi 'Demi Waktu' sukses di pasaran.
(naa/naa)
Loading ...

7 hours ago
7
















































