Jakarta -
Bagi umat Muslim, banyak amalan-amalan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Salah satu yang diajarkan Rasulullah SAW yakni amalan sebelum tidur.
Selain memohon perlindungan dari Allah SWT, amalan-amalan ini juga mampu menenangkan hati setelah seharian beraktivitas. Dalam buku Jangan Pernah Bosan Berdoa karya Risyad Bay, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah memberikan nasihat kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra mengenai amalan sebelum tidur.
"Wahai putriku, janganlah engkau tidur sebelum melakukan empat amalan ini. Pertama, janganlah engkau tidur sebelum mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, jadikanlah para nabi sebagai syafaatmu kelak. Ketiga, janganlah engkau tidur sebelum meminta rida kepada seluruh kaum muslimin. Keempat, janganlah engkau tidur kecuali engkau telah melaksanakan haji dan umrah," sabda Rasulullah SAW.
"Bagaimana aku bisa melakukan semua itu wahai Rasulullah?" tanya Fatimah Az-Zahra.
Nabi Muhammad SAW pun membeberkan amalan ringan, tapi memiliki keutamaan besar.
"Untuk yang pertama bacalah surah Al-Ikhlas 3 kali, karena itu sama saja dengan mengkhatamkan Al-Qur'an. Kedua, bersholawatlah untukku, karena itu akan memberikan syafaat kepadamu dan juga dari para nabi yang telah mendahuluiku. Ketiga, mohonlah ampun untuk dirimu, keluargamu, dan seluruh kaum muslimin. Dan keempat, cukup membaca subhanaallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar, karena pahalanya sama saja dengan engkau berhaji dan berumrah,".
Berikut amalan ringan sebelum tidur, tapi memiliki keutamaan besar:
1. Membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali
Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali memiliki keutamaan seperti mengkhatamkan Al-Qur'an. Bacaan surah Al-Ikhlas bisa dilihat di sini.
2. Membaca Sholawat kepada Rasulullah
Memperbanyak sholawat menjadi sebab memperoleh syafaat, termasuk dari para nabi. Bacaan sholawat pendek sebagai berikut:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Allaahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad."
3. Memohon Ampun untuk Seluruh Kaum Muslimin
Berdoa dengan memohon ampun untuk diri sendiri, keluarga, dan seluruh umat Islam sebagai bentuk kepedulian dan harapan mendapatkan rida.
4. Membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir
Membaca kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW, memiliki keutamaan yang setara dengan pahala haji dan umrah.
Adapun bacaan tasbih tersebut adalah:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subhānallāh walhamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar
Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar,".
Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan beberapa amalan lain sebelum tidur, seperti membersihkan tempat tidur, berwudhu, membaca Ayat Kursi, membaca surah Al-Falaq dan An-Nas, serta memperbanyak zikir dan doa.
Rasulullah SAW juga menganjurkan amalan bagi seorang muslim ketika bangun tidur. Selain bernilai ibadah, amalan-amalan ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.
1. Bangun Sebelum Subuh
Islam menganjurkan untuk bangun di waktu menjelang subuh atau saat azan berkumandang. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW biasa tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam dengan ibadah.
Rasulullah SAW bersabda:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا
Artinya: "Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya," (HR Abu Dawud).
Selain itu, bangun pagi hari juga baik untuk kesehatan, seperti membantu melancarkan peredaran darah, menyegarkan tubuh, dan meningkatkan fungsi otak.
2. Mengusap Wajah dengan Kedua Tangan
Setelah bangun tidur, Rasulullah SAW mengusap wajahnya untuk menghilangkan rasa kantuk, sebelum akhirnya bersiap untuk beraktivitas.
اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ
Artinya: "Rasulullah bangun, lalu beliau duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya," (HR Bukhari).
3. Membaca Doa Bangun Tidur
Bangun tidur dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Salah satu doa yang diajarkan yakni.
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَرَدَّ عَلَى رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menyehatkan jasadku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku untuk mengingat-Nya," (HR Tirmidzi).
4. Mengingat Allah Saat Bangun Tidur
Seorang muslim dianjurkan untuk berzikir ketika terbangun. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ubadah bin Shamit, Rasulullah SAW menyebut siapa yang bangun tidur lalu berzikir dan memohon ampun, maka doanya akan dikabulkan. Jika ia berwudhu dan melaksanakan salat, maka salatnya pun diterima.
5. Bersiwak atau Menggosok Gigi
Rasulullah SAW membiasakan bersiwak setelah bangun tidur. Amalan ini dapat diteladani dengan menggunakan siwak atau sikat gigi untuk menjaga kebersihan mulut.
كَانَ لا يَنَامُ إِلَّا وَالسَّوَاكُ عِنْدَ رَأْسِهِ فَإِذَا اسْتَيْقَظَ بَدَأَ بالسواك
Artinya: "Tidaklah beliau tidur kecuali siwak berada di dekat kepalanya. Jika bangun beliau mulai dengan bersiwak," (HR Ahmad).
6. Mencuci Tangan 3 Kali
Sebelum beraktivitas, dianjurkan mencuci tangan sebanyak tiga kali. Hal ini karena seseorang tidak mengetahui keadaan tangannya saat tidur.
إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسُ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يده
Artinya: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidur, maka janganlah ia mencelupkan tangannya ke dalam bejana hingga mencucinya tiga kali..." (HR Bukhari dan Muslim).
7. Berwudhu
Setelah bangun tidur, disunnahkan untuk berwudhu, termasuk melakukan istinsyaq dan istintsar tiga kali. Amalan ini bertujuan untuk membersihkan diri, menghilangkan kantuk, serta menjauhkan dari gangguan setan.
إِذَا اسْتَيْقَظَ أَرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ
Artinya: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, hendaklah ia berwudhu dan beristinsyaq tiga kali..." (HR Bukhari dan Muslim).
8. Merapikan Tempat Tidur
Islam mengajarkan pentingnya kebersihan dan kerapian, termasuk merapikan tempat tidur setelah bangun. Hal ini mencerminkan sikap disiplin dan kecintaan terhadap kebersihan.
إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
Artinya: "Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan," (HR. Muslim).
(kpr/kpr)
Loading ...

3 hours ago
1
















































