Avenged Sevenfold Siap Guncang JIS Oktober 2026, Ini Detail Harga Tiket

8 hours ago 6

Jakarta -

Penantian panjang para penggemar musik rock akhirnya terjawab. Band metal asal Amerika Serikat, Avenged Sevenfold, dipastikan akan kembali menyapa penggemar di Indonesia lewat konser besar yang dijanjikan akan berbeda dari sebelumnya. Kabar ini diumumkan langsung oleh Ravel Entertainment dalam konferensi pers yang digelar di Shamrock Gandaria, Jakarta Selatan, Selasa (31/3).

Dalam kesempatan tersebut, promotor yang dikenal aktif menghadirkan musisi internasional ini mengonfirmasi bahwa Avenged Sevenfold akan tampil di Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Oktober 2026. Pengumuman ini sekaligus menguatkan teaser yang sebelumnya sudah diunggah melalui Instagram resmi promotor.

Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment, mengungkap bahwa keputusan membawa Avenged Sevenfold kembali ke Jakarta bukanlah tanpa alasan. Besarnya antusiasme penggemar di Indonesia menjadi alasan utama konser ini akhirnya diwujudkan.

"Ada beberapa teman kasih masukan. Awalnya sempat kepikiran bikin format festival, tapi setelah dipertimbangkan lagi, kayaknya lebih bagus kalau kita bikin konsernya. Karena waktu di Amerika Selatan, show-nya itu luar biasa banget. Kalau nggak salah ada sekitar 8.000 orang yang datang di Meksiko. Saya rasa Indonesia sebagai salah satu fanbase terbesar harusnya bisa lebih dari itu," ungkap Ravel.


Ia juga menegaskan bahwa kedatangan Avenged Sevenfold kali ini berangkat dari permintaan yang nyata dari penggemar. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi spesial di mata band tersebut.

"Simple banget, karena fanbase nomor satunya di Indonesia. Itu alasan terbesarnya," tambahnya.

Pemilihan Jakarta International Stadium sebagai venue pun menjadi bagian dari visi besar konser ini. Dengan kapasitas besar dan fasilitas yang terus dikembangkan, JIS dinilai mampu menghadirkan pengalaman konser berstandar global yang selama ini diharapkan penonton.

"Saya pilih JIS supaya konser ini bisa menjangkau lebih banyak orang dan terasa lebih terbuka. Prosesnya juga nggak instan, banyak pertimbangan sampai akhirnya yakin dengan venue ini," ujar Hardiyanto Kenneth, pecinta musik Avenged Sevenfold yang turut hadir.

Hal ini juga diperkuat oleh pihak pengelola stadion. Adi Adyana selaku Dirbus Jakpro menyebut bahwa JIS kini semakin siap menjadi tuan rumah konser kelas dunia, melanjutkan deretan musisi global yang sudah lebih dulu tampil di sana.

"Yang sekarang kita bicara skala global. Sebelumnya Ed Sheeran itu kan sudah tampil, dan kehadiran Avenged Sevenfold ini semakin menguatkan posisi JIS sebagai venue internasional. Jadi terima kasih kami sudah diberi kesempatan karena kami siap untuk menyambut konser skala global, dan JIS dipilih jadi stadium internasional yang bisa diperhitungkan," jelasnya.

Ia juga menyinggung pengalaman konser sebelumnya di venue lain yang dinilai masih memiliki kekurangan.

"Yang sebelumnya di Madya mungkin belum sepenuhnya ideal. Harapannya, konser kali ini bisa jauh lebih proper dan bisa jauh lebih baik," tambahnya.

Menariknya, konser ini tidak hanya sekadar menghadirkan Avenged Sevenfold sebagai penampil utama. Ravel mengungkap bahwa pihak band juga ikut terlibat dalam sejumlah aspek penting, termasuk dalam pemilihan guest list dan band pembuka dari Indonesia.

"Mereka bawa guest nya nanti, keren keren. Pokoknya Guest list sudah kita siapkan, dan menariknya mereka juga ikut menyarankan, termasuk band Indonesia yang akan jadi opening," tambah Ravel.

Soal penampilan, meski konsep panggung dan setlist masih dirahasiakan, Ravel memastikan bahwa konser ini akan menghadirkan pengalaman visual yang lebih maksimal.

"Untuk stage tetap dengan gaya kita, tapi pasti akan lebih keren. Masih ada beberapa yang disimpan sebagai kejutan. Tapi yang jelas, lagu-lagu hits pasti dibawakan, itu sudah pasti," katanya.

Selain itu, Ravel juga membocorkan bahwa Avenged Sevenfold tengah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk penggemar di Indonesia, meski detailnya masih dirahasiakan.

"Mereka juga ternyata kangen dengan fans di Indonesia. Katanya akan ada sesuatu yang spesial, tapi memang belum bisa dibocorkan sekarang," ujarnya.

Antusiasme juga terlihat dari para penggemar yang hadir dalam konferensi pers tersebut. Banyak dari mereka mengaku sudah menantikan momen ini sejak lama, bahkan lintas generasi.

"Antusiasmenya besar banget, apalagi fanbase kita ini lintas generasi. Senang banget akhirnya mereka balik lagi," ujar Stefanie Floriana, drummer dari komunitas tribute band AFMA (Angel From My Nightmare).

Ia juga menambahkan bahwa kedatangan ini terasa spesial karena band tersebut sempat menjanjikan akan kembali ke Indonesia.

"Dulu sempat janji mau ke sini lagi, dan sekarang benar-benar ditepatin. Itu yang bikin makin berkesan," lanjutnya.

Dari sisi komunitas, berbagai persiapan juga sudah mulai dilakukan untuk menyambut konser ini. Mulai dari acara tribute, karaoke night, hingga sesi jamming yang digelar oleh para penggemar.

"Komunitasnya cukup besar dan aktif. Bahkan di grup WhatsApp saja sudah seribu lebih orang. Kita sering bikin acara sendiri, dari fans untuk fans, seperti tribute atau jamming bareng," kata Windamarien, salah satu penggemar Avenged Sevenfold.

Dalam kesempatan yang sama, Hardiyanto Kenneth turut menyampaikan apresiasi kepada para penggemar yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan konser musik di Indonesia.

"Kalian adalah inspirasi buat kami. Tanpa fanbase, acara seperti ini tidak akan ada. Musik Avenged juga easy listening banget, jadi semua ini gak ada yang kebetulan. Dan saya melihat Ravel ini yang mampu dan melayakkan untuk bawa acara ini," ujarnya.

Sebagai salah satu band metal terbesar di dunia, Avenged Sevenfold memang memiliki basis penggemar yang kuat di Indonesia sejak awal 2000-an. Dengan deretan lagu populer seperti Dear God, Hail to the King, hingga Nightmare, mereka berhasil menjangkau berbagai generasi penikmat musik.

Untuk konser kali ini, tiket akan tersedia dalam 11 kategori dengan harga mulai dari Rp665.000 hingga Rp2.550.000. Penjualan Deathbat Presale dijadwalkan dibuka pada 6 April 2026 pukul 13.00 WIB, sementara penjualan umum dimulai pada 8 April 2026 di waktu yang sama melalui situs resmi www.a7xindonesia.com.

Melalui konser ini, Ravel Entertainment kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pertunjukan musik berkelas dunia di Indonesia. Dengan pengalaman panjang dalam menggelar event berskala besar, promotor ini terus mendorong Jakarta menjadi salah satu destinasi penting dalam peta tur global musisi internasional.

"Senang sekali akhirnya show ini bisa berjalan. Harapannya semua lancar dan Indonesiam Jakarta nggak kalah dengan negara-negara lain. Jangan lupa datang dan rasain langsung keseruannya," tutup Ravel.

(Steffy Gracia/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |