Jakarta -
Majalah bisnis Fortune Indonesia baru saja merilis daftar 40 Under 40 yang berisi tokoh muda inspiratif. Salah satu nama yang masuk kategori bisnis adalah Jhonny Thio Doran (39), Chief Executive Officer (CEO) JETE dan Doran Group.
Berawal dari Usaha Kecil
Perjalanan bisnis Jhonny dimulai pada 2008 dari nol. Saat itu ia berjualan jam tangan dan aksesori ponsel dari toko ke toko. Sebuah kamar kos kecil menjadi tempat awal ia menyimpan sekaligus mengelola barang dagangannya.
Ia kemudian menyadari bahwa penjualan offline saja tidak cukup. Jhonny mulai mencoba berjualan online melalui platform Kaskus. Keuntungan yang didapat terus diputar sebagai modal untuk mengembangkan usaha.
Jhonny Thio Doran/ Foto: Tangkapan Layar
Membangun Brand Sendiri
Melihat permintaan aksesori gadget yang terus meningkat, Jhonny semakin fokus menjual produk seperti powerbank dan perangkat pendukung ponsel. Pada 2014 ia mengambil langkah besar dengan membangun brand sendiri, JETE, yang memproduksi powerbank, perangkat audio, dan berbagai aksesori teknologi dengan kualitas baik namun tetap terjangkau bagi pasar Indonesia.
Langkah ini menjadi titik perubahan penting, dari sekadar berdagang menjadi pengembang merek teknologi.
Bangun Ekosistem Bisnis dan Ekspansi Global
Pada 2019 JETE membuka official store pertama di WTC Surabaya sekaligus memperkuat jaringan ritel dan distribusi. Model bisnisnya menggabungkan penjualan online, distribusi, dan toko fisik yang juga berfungsi sebagai pusat pengalaman konsumen dan layanan purna jual.
"Saya berpandangan membangun brand teknologi bukan hanya soal produk saja. Lebih dari itu, juga tentang membangun sebuah ekosistem bisnis yang berkelanjutan, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap masyarakat dan ekonomi lokal."
Jaringan ritel kemudian berkembang ke berbagai kota besar dan akan diperluas ke kota tier dua serta lokasi strategis seperti bandara dan stasiun. Perusahaan juga menyiapkan ekspansi internasional melalui entitas di Shenzhen, Tiongkok.
Dorong Gaya Hidup Sehat dan Komunitas
Melihat tren gaya hidup sehat, JETE memperluas produk ke kategori wearable dan perangkat olahraga. Perusahaan juga membangun komunitas melalui berbagai kegiatan seperti lari, sepeda, dan pilates, termasuk event lari tahunan JETE RUN.
"Saat ini JETE tumbuh di tengah masyarakat yang mulai sadar akan pola hidup sehat. Maka dari itu, kami terus mendukung hal positif tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi masyarakat dengan produk hingga event lari besar tahunan yang kami selenggarakan yakni JETE RUN di Surabaya."
Aktif di Organisasi dan Bawa Misi Dampak Positif
Selain berbisnis, Jhonny juga aktif dalam organisasi kewirausahaan, di antaranya pernah menjabat Presiden JCI East Java dan kini menjadi Sekretaris Jenderal Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia.
Ia memegang prinsip "For Better Day", yaitu bisnis harus memberi manfaat luas bagi masyarakat. Dari usaha kecil di kamar kos, kini perusahaannya telah berkembang menjadi jaringan bisnis dengan sembilan kantor cabang di berbagai kota Indonesia.
Masuknya Jhonny dalam daftar 40 Under 40 menjadi bukti bahwa brand lokal Indonesia memiliki peluang besar bersaing di pasar global.
"Fortune 40 Under 40 bukan sekadar pencapaian diri pribadi saja. Lebih luas, ini juga menjadi pengakuan bahwa brand lokal Indonesia mampu bersaing, dan bertumbuh di panggung global nantinya," tutup Jhonny.
(yoa/yoa)
Loading ...

3 hours ago
6
















































