Diduga Tak Mau Bayar Jasa Seks, Pria India Babak Belur Dikeroyok PSK di Thailand

2 hours ago 1

Trying to hide. Abused young woman with her hands in her hair as her abuser stands in front of her Diduga Tak Mau Bayar Jasa Seks, Pria India Babak Belur Dikeroyok PSK di Thailand / Foto: Yuri Arcurs

Jakarta, Insertlive -

Seorang pria asal India, Raj Jasuja mengalami babak belur, usai dirinya dikeroyok sekelompok pekerja seks transgender atau waria di Thailand. Kejadian ini bermula dari Raj yang ogah membayar jasa seks yang diterimanya dari salah seorang pekerja seks transgender tersebut.

Kejadian ini terjadi pada 27 Desember lalu di Pattaya Walking Street. Pada pukul 05.30 pagi waktu setempat, petugas dari Yayasan Sawang Borriboon Dhammastan mendapat laporan adanya seorang turis asing mengalami luka-luka akibat diserang sekelompok orang.

Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas menemukan Raj Jasuja mengalami luka pada bagian wajah dan belakang kepalanya. Petugas langsung memberikan pertolongan pertama sebelum membawa Raj ke rumah sakit.


Berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi bernama Phongphon, ia mengaku melihat pria India tengah terlibat percekcokan dengan seorang waria di dekat pintu masuk pejalan kaki. Hingga akhirnya, keduanya terlibat saling kejar dan memukul.

Phongphon menyebut percekcokan tersebut terjadi akibat masalah pembayaran. Raj disebut tidak mau memberikan bayaran penuh atas layanan seks yang diterimanya. Tak terima atas tindakan Raj, waria itu langsung memanggil beberapa temannya untuk menyerang pria asal India tersebut.

Atas kejadian itu, Raj disarankan untuk membuat laporan polisi secara resmi. Setelahnya, polisi akan melakukan investigasi sesuai hukum yang berlaku.

Ini bukan kali pertama kejadian penyerangan yang dilakukan waria terhadap warga asing. Pada bulan September, warga India dilaporkan juga diserang oleh seorang waria di Pattaya, diduga karena menyentuh bagian pribadi di tubuhnya tanpa persetujuan.

Setelah diselidiki, waria tersebut mengaku bahwa pria India tersebut hendak memastikan jenis kelaminnya, usai keduanya sepakat atas jasa seks seharga 4.000 baht. Namun, pria India tersebut memegang bagian kelaminnya tanpa izin, sehingga membuat waria itu memukulnya dengan sepatu haknya.


Pada bulan Oktober kejadian serupa juga terjadi. Tiga waria diberikan menyerang dua warga India di sebuah hotel di kawasan Pattaya. Tiga waria tersebut langsung melarikan diri dari tempat kejadian dan membawa barang berharga senilai 24.000 baht.

Kejadian itu bermula dari dua warga India tersebut terlibat perdebatan dengan para waria soal biaya layanan seks. Pria India tersebut dikatakan sepakat untuk membayar jasa seks sebesar 500 baht. Namun, para waria itu menolak dan meminta bayaran lebih besar lagi.

(kpr/kpr)

Tonton juga video berikut:


Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |