Ini 10 Cara Mengelola THR Anak Agar Tidak Cepat Habis dan Cerdas Finansial Sejak Dini
Momen Lebaran selalu identik dengan kebahagiaan, kumpul keluarga, hingga pemberian tunjangan hari raya (THR). Anak-anak selalu menjadi pihak yang menerima THR dari orang tua hingga kerabat.
Terkadang, nominal yang didapat anak-anak tidak sedikit. Pada titik ini lah peran orang tua diperlukan untuk membantu mengelola keuangan anak agar tidak langsung habis digunakan.
Selain itu, memberikan edukasi pada anak soal pengelolaan uang juga membuat mereka cerdas finansial sejak dini. Berikut merupakan 10 cara yang bisa diterapkan untuk membantu anak mengelola uang THR yang diterima saat Lebaran.
1. Libatkan Anak Sejak Awal
Langkah pertama yang paling penting untuk dilakukan adalah melibatkan anak dalam proses pengambilan keputusan. Orang tua juga jangan langsung mengambil alih uang THR tanpa penjelasan.
Libatkan anak dalam diskusi soal berapa jumlah uang THR yang diterima dan apa yang ingin mereka lakukan dengan uang tersebut. Melibatkan anak bisa membantu mereka merasa dihargai dan belajar bertanggung jawab terhadap keuangan pribadi.
2. Ajarkan Konsep Uang
Sebelum mengajak anak bicara lebih jauh soal pengelolaan, pastikan mereka sudah memahami konsep dasar uang. Jelaskan bahwa uang punya nilai terbatas dan diperoleh melalui usaha dan kerja keras. Sesuaikan penjelasan dengan usia anak agar mereka bisa memahami konsep ini.
Orang tua bisa menjelaskan bahwa uang diperlukan untuk membeli kebutuhan seperti makanan, pakaian, atau mainan untuk anak yang masih kecil. Sementara untuk anak yang lebih besar, orang tua bisa mulai mengenalkan konsep pemasukan, pengeluaran, dan menabung.
3. Buka Tabungan Khusus untuk Anak
Jika memungkinkan, orang tua bisa membuka rekening tabungan khusus atas nama anak. Hal ini menjadi cara efektif untuk memisahkan uang THR dari uang jajan harian mereka. Memiliki tabungan sendiri bisa mengajarkan anak untuk tak langsung menghabiskan uang yang didapat.
Orang tua bisa menunjukkan bagaimana uang di rekening bisa bertambah dari waktu ke waktu sebagai motivasi agar anak lebih rajin menabung. Tak harus rekening bank, orang tua bisa menggunakan celengan transparan agar anak bisa melihat perkembangan jumlah uang mereka.
4. Kenalkan Konsep Investasi
Pada anak yang berusia lebih besar, orang tua bisa mulai mengenalkan konsep investasi secara sederhana. Orang tua cukup menjelaskan bahwa ada cara untuk membuat uang bertambah jika dikelola dengan baik dengan istilah sederhana.
Orang tua bisa mengenalkan deposito, emas, hingga instrumen investasi sederhana lainnya jika usia anak sudah cukup besar. Mengenalkan konsep investasi pada anak kemudian tak hanya membantu uang THR tersimpan dengan baik, tetapi juga bisa berkembang.
5. Biarkan Anak Mengelola Uang Mereka Sendiri
Memberi kepercayaan pada anak merupakan bagian paling penting dari proses belajar. Biarkan anak menentukan bagaimana mereka menggunakan uang THR yang diterima dan cara menyimpannya, tentu dengan dengan pendampingan yang diperlukan.
Selain itu, beri anak kesempatan untuk memilih barang yang ingin mereka beli. Jika suatu saat mereka merasa uangnya cepat habis, itu bisa menjadi pelajaran berharga soal pentingnya perencanaan keuangan.
6. Ajak Anak Mengevaluasi Pengeluaran Mereka
Setelah beberapa waktu, ajak anak untuk kembali berdiskusi dengan menanyakan barang apa saja yang sudah mereka beli serta perasaan mereka usai membelanjakan uang THR tersebut. Evaluasi ini membantu anak untuk memahami konsekuensi dari tiap keputusan finansial.
Diskusi soal penggunaan uang akan membantu anak untuk membentuk pola pikir lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka.
7. Ajari Anak Soal Kebutuhan dan Keinginan
Hal penting lain soal mengajarkan anak untuk mengelola THR anak adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tak sedikit anak hingga orang dewasa yang masih sulit untuk membedakan keduanya.
Anak-anak masih melihat kebutuhan sebagai sesuatu yang harus dipenuhi seperti perlengkapan sekolah, sedangkan kebutuhan bagi mereka adalah barang dengan sifat tambahan seperti mainan atau gadget baru.
Maka untuk membedakan keduanya, orang tua bersama anak bisa membuat daftar barang yang ingin dibeli dan mengelompokannya ke kategori kebutuhan dan keinginan. Jelaskan juga jika tak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga untuk menghindari sikap impulsif.
8. Arahkan Anak untuk Berbagi Kebaikan
Pengelolaan THR kemudian tidak hanya soal menabung dan belanja, tetapi juga soal berbagi. Ajarkan anak untuk menyisihkan sebagian uang mereka untuk sedekah atau membantu orang lain. Orang tua bisa ikut mendampingi anak memberikan langsung untuk pengalaman berbagi.
Hal ini bisa membantu anak belajar bahwa uang bukan hanya soal kepentingan pribadi, tetapi juga bisa membawa manfaat bagi orang lain. Penting agar orang tua bisa menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial pada anak bersamaan dengan pengelolaan finansial.
9. Berikan Contoh Langsung
Anak merupakan peniru ulung sehingga perlu untuk memberikan contoh langsung pada mereka soal pengelolaan uang THR. Berikan contoh baik dengan mengelola THR atau penghasilan sendiri secara efektif.
Ceritakan pada anak soal rencana menabung, investasi, hingga pengeluaran yang terkontrol. Melihat praktik langsung dari orang tua menjadi contoh baik yang membantu anak lebih memahami konsep pengelolaan keuangan.
10. Ajarkan Anak untuk Punya Target Menabung
Orang tua bisa membantu anak untuk membuat target menabung agar mereka semakin semangat mengelola uang THR. Tuliskan target yang ingin mereka capai, misalnya membeli sepeda hingga perlengkapan sekolah, kemudian diskusikan berapa jumlah uang yang harus mereka sisihkan tiap bulan.
Target yang jelas bisa membantu anak untuk lebih disiplin dan termotivasi untuk mengelola uang mereka sendiri.
Loading ...

14 hours ago
11
















































