Jaja Miharja Tak Betah Berdiam Diri Saja di Rumah meski Kondisi Belum Fit

4 hours ago 2

Jakarta -

Ketika kondisi tubuh tidak lagi sekuat dulu, sebagian orang memilih beristirahat total. Namun, hal berbeda justru dilakukan oleh Jaja Miharja.

Di usia yang tidak lagi muda dan di tengah kondisi kesehatan yang menurun, ia tetap memilih aktif berkarya.

Pelawak sekaligus pedangdut senior tersebut masih menjalani aktivitas syuting meski harus menggunakan kursi roda dan tongkat sebagai penunjang mobilitasnya.

Kondisi tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk tetap berada di dunia hiburan yang telah membesarkan namanya.


Jaja Miharja mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menyelesaikan proyek lagu bersama Irfan Hakim.

"Iya sudah selesai. Judulnya Siti Dinamit," kata Jaja Miharja, Minggu (12/4).

Meski kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih, Jaja Miharja menegaskan bahwa dirinya tetap aktif bekerja dan kembali menjalani aktivitas syuting. Ia bahkan tidak menunjukkan tanda ingin mengurangi aktivitasnya.

"Masih, masih. Gue syuting lagi nih. Ke mana lagi," ujarnya.

Di balik semangatnya tersebut, terdapat alasan sederhana namun bermakna.

Jaja Miharja mengungkapkan bahwa aktivitas yang ia jalani menjadi salah satu cara untuk menjaga kondisi tubuh dan pikirannya agar tetap prima.

"Satu, biar nggak pikun. Betul itu. Banyak gerak. Dokter suruh Ayah bawa mobil," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya dianjurkan oleh dokter untuk tidak terlalu banyak diam dan harus tetap aktif bergerak.

Anjuran tersebut ia jalankan dengan tetap bekerja, termasuk menciptakan lagu di tengah keterbatasan kondisi fisiknya.

"Biar nggak ini apa namanya nggak diam saja. Harus banyak gerak," tambahnya.

Di sela aktivitasnya, Jaja Miharja juga menjelaskan kebiasaan yang kerap menjadi perhatian, yaitu penggunaan kain di lehernya.

Ia meluruskan bahwa benda tersebut bukan syal, melainkan handuk yang selalu ia bawa saat bekerja.

"Pertama, ngurangin keringat buat Ayah. Biasanya bukan syal, kayak anduk. Buat ngurangin keringat," jelasnya.

Ia mengaku mudah berkeringat ketika beraktivitas sehingga membutuhkan handuk untuk menjaga kenyamanan saat bekerja.

Kebiasaan tersebut bahkan sudah ia lakukan sejak lama dan tetap dipertahankan hingga saat ini.

"Iya, keringetan. Ayah selalu bawa handuk kalau kerja," tutupnya.

Konsistensi Jaja Miharja untuk tetap bergerak dan berkarya di tengah kondisi kesehatan yang menurun menunjukkan bahwa semangat tidak selalu bergantung pada kondisi fisik.

Baginya, tetap aktif bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga menjadi cara untuk menjaga kualitas hidup.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |