Jangan Cuma Disimpan, Ahli Keuangan Ingatkan Bahaya Menimbun Uang di Rekening

5 hours ago 5

Jakarta -

Di tengah kondisi ekonomi global yang belum pasti, banyak orang memilih menyimpan uang tunai. Istilah "cash is king" pun kembali populer, yang berarti uang tunai dianggap paling aman saat situasi tidak menentu.

Namun, para ahli keuangan justru mengingatkan bahwa terlalu banyak menyimpan uang di rekening bisa jadi keputusan yang kurang tepat.

Perencana keuangan bersertifikat, Jessica Goedtel, menjelaskan bahwa rekening tabungan tidak selalu memberikan perlindungan maksimal.

"Rekening tabungan sering kali tidak memiliki perlindungan seperti kartu kredit," ujarnya, dikutip dari CNBC Make It.


Artinya, jika terjadi masalah seperti pembobolan rekening, dana yang hilang bisa lebih sulit untuk dikembalikan. Selain itu, uang yang hanya disimpan di rekening juga bisa tergerus inflasi dari waktu ke waktu.

Sementara itu, konselor perencanaan pensiun, Gregory Guenther, menyarankan agar saldo di rekening tidak berlebihan.

Menurutnya, cukup simpan uang untuk kebutuhan jangka pendek, seperti biaya hidup satu hingga dua minggu.

"Jika terlalu sedikit, Anda akan merasa cemas tentang setiap gesekan; tapi jika terlalu banyak, Anda akan kehilangan pertumbuhan dalam akun dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Titik yang tepat bersifat pribadi, tetapi itu akan membuat Anda hidup tanpa harus memeriksa ulang saldo Anda sebelum membeli bahan makanan," jelas Gregory.

Jangan Salah Kaprah dengan Dana Darurat

Banyak orang mengira uang di rekening sudah cukup sebagai cadangan. Padahal, itu berbeda dengan dana darurat.

Dana darurat seharusnya disiapkan khusus untuk kebutuhan besar yang tidak terduga, seperti biaya medis atau kehilangan pekerjaan.

Para ahli biasanya menyarankan untuk menyiapkan dana darurat sebesar tiga hingga enam bulan pengeluaran. Uang ini sebaiknya disimpan di tempat terpisah yang tetap mudah diakses, misalnya rekening tabungan dengan bunga lebih tinggi.

Kuncinya Seimbang

Menyimpan uang tunai memang penting, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Tapi, jumlahnya tetap harus seimbang.

Jangan terlalu sedikit hingga membuat stres, tapi juga jangan terlalu banyak hingga kehilangan potensi keuntungan. Dengan pengelolaan yang tepat, keuangan bisa tetap aman sekaligus berkembang.

(yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |