Jakarta -
Aktris Susan Sameh membuka cerita soal masa sulit yang dialaminya setelah melahirkan anak pertama.
Momen yang seharusnya penuh kebahagiaan itu ternyata sempat berubah menjadi periode emosional yang berat karena dirinya mengalami baby blues hingga hampir menangis setiap hari.
Dalam tayangan program Pagi Pagi Ambyar, Susan mengaku tiga bulan pertama setelah persalinan menjadi fase paling berat dalam hidupnya sebagai ibu baru.
"Aku baby blues kayaknya 3 bulan pertama. Hampir setiap hari aku nangis, terus setiap hari kesakitan," ujarnya.
Perempuan berusia 29 tahun itu mengatakan kondisi emosionalnya semakin menurun karena harus menghadapi rasa sakit saat menyusui.
Susan mengungkapkan dirinya kerap mengalami sumbatan ASI yang membuat tubuhnya terasa sangat tidak nyaman setiap hari.
"Karena kan hampir setiap hari aku sumbatan, jadi harus dipijat yang benar-benar dikeluarin semua (ASI)," katanya.
Tak hanya kelelahan fisik, Susan Sameh juga mengaku sempat mengalami tekanan mental yang sangat berat. Ada momen ketika dirinya merasa sulit berbicara dengan siapa pun, termasuk kepada sang suami.
"Udah gitu ada dua momen yang kayak bener-bener stres banget. Aku enggak bisa ngomong sama orang, sama siapapun even sama suami aku," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat Susan lebih banyak memendam perasaan sendiri. Ia mengaku sempat berada di titik paling lelah hingga merasa ingin menyerah menghadapi keadaan.
"Jadi aku cuman diam, ngelamun, nangis. Udah nggak kuat, pengen pasrah aja sampai di titik 'ya Allah kalau emang aku kenapa-kenapa Allah udah menjanjikan satu tetes air susu itu di surga' gitu," tuturnya.
Selain baby blues, artis kelahiran Bandung itu juga mengalami mastitis hingga dua kali selama masa menyusui. Kondisi tersebut menyebabkan luka dan pendarahan yang membuat proses pemulihannya semakin berat.
"Karena aku udah parah, udah mastitis 2 kali, udah gitu berdarah dan lecet luka segala macam," ucapnya.
Apa Itu Mastitis?
Dilansir dari sejumlah sumber, Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara, yang sering kali disertai dengan infeksi.
Kondisi ini paling umum dialami oleh ibu menyusui, yang biasanya disebabkan oleh penyumbatan saluran ASI atau masuknya bakteri ke dalam payudara.
Gejala Utama
Mastitis biasanya hanya menyerang satu payudara dan menimbulkan tanda-tanda berikut:
- Payudara membengkak, terasa keras, dan nyeri saat disentuh.
- Area payudara yang meradang tampak kemerahan dan terasa hangat.
- Muncul sensasi perih atau terbakar saat menyusui.
- Gejala mirip flu, seperti demam, menggigil, nyeri otot, dan tubuh terasa lemas.
Penyebab Umum
- Penyumbatan saluran ASI (Engorgement)
ASI yang tidak sepenuhnya dikeluarkan atau aliran ASI terhambat. - Infeksi Bakteri
Bakteri dari kulit atau mulut bayi dapat masuk ke jaringan payudara, sering kali melalui luka atau lecet pada puting. - Teknik Menyusui yang Kurang Tepat
Posisi pelekatan bayi yang salah membuat payudara tidak kosong dengan sempurna.
Penanganan dan Pencegahan
Jika Anda mengalami gejala di atas, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat seperti antibiotik jika diperlukan. Beberapa langkah perawatan di rumah yang bisa membantu
- Tetap menyusui
Mengosongkan payudara secara rutin sangat penting. Jangan berhenti menyusui dari payudara yang terinfeksi. - Kompres
Gunakan kompres hangat sebelum menyusui untuk melancarkan ASI, dan kompres dingin setelah menyusui untuk mengurangi nyeri dan bengkak. - Pijat lembut
Pijat area yang tersumbat dengan lembut ke arah puting saat menyusui atau memompa. - Perbaiki posisi menyusui
Pastikan posisi pelekatan bayi sudah benar untuk mencegah iritasi puting.
Meski melalui masa yang penuh tekanan, Susan merasa sangat terbantu dengan dukungan penuh dari sang suami. Ia menyebut pasangannya selalu mengutamakan kondisi kesehatannya dibanding hal lain.
"Suami aku udah kayak 'yang penting kamunya dulu, yuk kita mau ke rumah sakit stopin asinya, enggak apa-apa' gitu. Suami aku supportnya full sih," tutup Susan Sameh.
(ikh/ikh)
Loading ...

7 hours ago
7
















































