Jakarta -
Momen glamor malam penghargaan Academy Awards 2026 ternyata menyimpan kisah pilu di balik karpet merahnya. Aktor Motaz Malhees, yang membintangi film dokumenter The Voice of Hind Rajab, tidak dapat menghadiri acara tersebut karena larangan perjalanan ke Amerika Serikat.
Motaz seharusnya hadir di Dolby Theatre, lokasi penyelenggaraan Oscar, untuk ikut menyuarakan pesan kemanusiaan yang diangkat dalam film tersebut. Namun rencana itu batal setelah ia diketahui terkena kebijakan larangan perjalanan yang berlaku bagi sejumlah warga negara tertentu.
Melalui unggahan di Instagram, Motaz menjelaskan alasan dirinya tidak dapat hadir dalam acara bergengsi tersebut.
"Aku dilarang datang ke Amerika karena aku warga Palestina," tulisnya.
Meski tidak bisa hadir secara langsung, Motaz menegaskan bahwa pesan yang ingin ia sampaikan melalui film itu tetap akan bergema. Baginya, kisah yang diangkat dalam film tersebut jauh lebih besar daripada hambatan yang ia hadapi.
"Aku adalah warga Palestina, dan aku berdiri dengan rasa bangga serta martabat. Jiwaku akan menyatu bersama The Voice Of Hind Rajab malam itu. Selamat berjuang untuk kalian semua. Kisah kita jauh lebih besar dari penghalang apa pun, dan suara kita pasti akan terdengar," tulisnya.
Larangan perjalanan tersebut berkaitan dengan kebijakan yang diperluas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sejak awal tahun ini. Aturan tersebut mencakup pembatasan bagi pemegang dokumen resmi dari Otoritas Palestina serta beberapa negara lain seperti Burkina Faso, Mali, Niger, South Sudan, dan Syria.
Motaz sendiri lahir di Jenin dan saat ini tinggal di London. Berbeda dengan beberapa rekannya yang memiliki kewarganegaraan ganda dan tetap dapat menghadiri acara tersebut, Motaz tidak bisa melewati pembatasan perjalanan itu.
Film The Voice of Hind Rajab mengangkat kisah tragis seorang anak perempuan Palestina berusia enam tahun bernama Hind Rajab. Ceritanya sempat viral di seluruh dunia setelah rekaman panggilan teleponnya yang meminta pertolongan di tengah situasi konflik menyentuh banyak orang.
Motaz sebelumnya diundang untuk memberikan perspektif langsung tentang kondisi yang menjadi latar kisah tersebut, sekaligus menjelaskan bagaimana seni dan dokumenter dapat menjadi medium untuk menyuarakan realitas kemanusiaan.
Meski tidak bisa hadir secara fisik, absennya Motaz justru memicu diskusi luas di media sosial. Banyak sineas dan aktor yang kemudian menggunakan momentum Oscar untuk kembali mengingatkan publik bahwa di balik gemerlap industri hiburan, masih ada tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dunia.
(ikh/ikh)
Loading ...

10 hours ago
7
















































