Parenting Nadila Ernesta dan Eno Saat Anak Beranjak Remaja: Jadi Bestie hingga Playlist Megadeth

15 hours ago 13

Jakarta -

Pasangan selebritas Nadila Ernesta dan Eno NTRL berbagi cerita tentang cara mereka membesarkan anak-anak yang kini mulai memasuki usia remaja.

Keduanya mengaku selalu berusaha membangun hubungan yang terbuka agar anak-anak nyaman bercerita tentang apa pun.

Nadila mengatakan dirinya memilih menempatkan diri sebagai sahabat bagi anak-anaknya, bukan sebagai orang tua yang terlalu otoriter.

"Aku selalu menempatkan diri aku itu sebagai best friend. Kamu bisa cerita apa pun sama aku, karena aku enggak akan marah. Aku lebih senang kalau aku tahu apa yang ada di kamu, jadi aku bisa kasih tahu jalan yang benar," ujarnya.


Menurut Nadila, pendekatan seperti itu membuat anak-anaknya tidak takut untuk terbuka. Bahkan, mereka sering menceritakan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, termasuk tentang teman-temannya.

"Aku sampai kadang kaget juga dengarnya. Tapi aku lebih senang mereka cerita daripada mereka menyimpan sendiri," katanya sambil tertawa.

Nadila juga mengungkap bahwa ia dan suaminya memiliki peran yang seimbang dalam membesarkan anak-anak. Keduanya berusaha saling bekerja sama dalam mendampingi tumbuh kembang mereka.

"Kita benar-benar berkolaborasi. Membesarkan anak-anak itu kita jaga sama-sama," jelasnya.

Meski begitu, Nadila mengaku sang suami terkadang menunjukkan sisi protektif, terutama terhadap anak perempuan mereka.

Seiring bertambahnya usia, anak-anak Nadila dan Eno juga mulai menunjukkan minat dan bakat masing-masing. Anak laki-laki mereka, misalnya, lebih tertarik pada aktivitas seperti bermain game dan berolahraga di gym.

Sementara itu, anak perempuannya dikenal memiliki jiwa seni yang kuat. Ia gemar menggambar dan juga tertarik dengan musik.

Menurut Nadila, kecintaan pada musik kemungkinan besar berasal dari sang ayah yang dikenal sebagai drummer band rock Netral.

"Dia main piano, gitar, suka ngulik lagu juga. Papanya juga bisa ngajarin gitar," ungkapnya.

Yang membuat Nadila cukup terkejut, anaknya justru menyukai lagu-lagu rock era 1990-an. Padahal usianya masih sekitar 9 hingga 10 tahun.

"Dia tahu sendiri dari Reels atau TikTok. Aku sampai kaget, 'Kok kamu tahu lagu ini?'," katanya.

Bahkan, anaknya juga sempat mendengarkan band metal seperti Megadeth.

"Pagi-pagi dia bilang, 'Mama denger Megadeth ya?' Aku langsung bilang, 'Tolong jangan, ini lagi macet,'" ujar Nadila sambil tertawa.

Nadila menegaskan dirinya tidak ingin memaksakan anak-anak untuk mengikuti jalur tertentu. Ia dan Eno lebih memilih mendukung apa pun minat anak selama hal tersebut positif.

"Pokoknya apa yang mereka suka, selama itu positif, aku akan coba kasih jalan," jelasnya.

Ia juga bercerita bahwa anak-anaknya sering mengundang teman-temannya ke rumah untuk bermain musik bersama dan melakukan sesi jamming kecil.

Bagi Nadila dan Eno, momen seperti itu menjadi cara menyenangkan bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat pertemanan.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |