Jakarta -
Pengakuan jujur Aldi Taher soal perjuangannya melawan kanker kembali menyita perhatian publik.
Dalam podcast bersama Denny Sumargo yang tayang 30 Maret 2026, ia membagikan kisah penuh emosi tentang bagaimana dirinya bisa bangkit dari penyakit yang sempat mengancam nyawa.
Aldi diketahui didiagnosis mengidap Limfoma Hodgkin pada 2016, setelah menemukan benjolan mencurigakan di bagian lehernya. Hasil pemeriksaan medis memastikan bahwa ia harus segera menjalani penanganan intensif, termasuk kemoterapi.
Meski mengikuti prosedur medis secara penuh, Aldi memilih untuk tidak hanya mengandalkan pengobatan fisik. Ia percaya bahwa kondisi mental dan spiritual juga berperan besar dalam proses penyembuhan.
"Karena saya pernah dengar kata Al-Qur'an adalah syifa, obat. Jadi waktu kena kanker, ya saya tetap cari obat secara medis, kemo juga," ujarnya.
Menurut Aldi, membaca Al-Qur'an menjadi cara untuk menjaga ketenangan batin di tengah tekanan besar selama menjalani pengobatan.
Aldi menjelaskan bahwa dirinya memandang manusia sebagai kombinasi jasad dan ruh, sehingga keduanya perlu 'diobati' secara seimbang.
"Untuk jasad ini ikhtiar penyembuhannya ke dokter, karena dokter milik Allah. Sementara ruh juga butuh diobati supaya saya nggak denial," jelasnya.
Ia mengaku, kebiasaan membaca Al-Qur'an membantunya mengurangi stres, menghindari keputusasaan, dan lebih ikhlas menerima kondisi yang dialami.
"Makanya saya baca Al-Qur'an supaya saya ikhlas menerima ujian sakit," tambahnya.
Setelah melalui proses panjang, Aldi dinyatakan sembuh pada 2017. Meski begitu, ia menyadari dirinya tetap seorang penyintas yang harus menjaga kondisi tubuh secara konsisten.
"Saya Alhamdulillah sembuh dari kanker, sekarang tetap penyintas. Insyaallah badan saya sehat terus baca Al-Qur'an," ungkapnya penuh syukur.
Kini, selain menjaga pola hidup sehat dan rutin kontrol, Aldi juga kembali aktif beraktivitas-bahkan belakangan mencuri perhatian lewat strategi uniknya dalam berjualan burger yang sukses menarik minat pembeli.
Kisah Aldi Taher bukan sekadar cerita sembuh dari kanker, tapi juga tentang pentingnya keseimbangan antara usaha medis dan kekuatan mental-spiritual.
Di tengah kondisi berat, ia memilih untuk tidak menyerah-dan justru menemukan cara untuk bertahan, memahami, hingga akhirnya bangkit.
(ikh/fik)
Loading ...

7 hours ago
6
















































