Jakarta -
Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah yang diamalkan setiap hari sepanjang bulan suci Ramadan.
Dikerjakan pada malam hari setelah salat Isya, hukum salat Tarawih adalah sunah muakkad, yaitu sunah yang dikuatkan atau sangat dianjurkan karena Rasulullah Saw. konsisten melakukannya.
Artinya, mengerjakan salat Tarawih akan mendapatkan pahala. Jika meninggalkannya, tidak berdosa, tapi dianggap merugi karena melewatkan pahala yang besar.
Salat Tarawih juga memilki keutamaan yang besar, di antaranya pengampunan dosa, pahala yang melimpah, pertolongan Allah Swt sebagaimana Allah menolong Nabi Musa AS dari serangan Firaun, jaminan husnul khatimah, hingga perlindungan dari hari kiamat.
Menurut Kitab Durratun Nashihin, salat Tarawih memberikan keutamaan yang berbeda setiap malamnya.
Niat Salat Tarawih
Niat Salat Tarawih Berjamaah untuk Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرْ
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati imâman lillâhi taâlâ.
Artinya:
"Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala."
Niat Sholat Tarawih Berjamaah untuk Makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا الِلَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرْ
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati maʻmûman lillâhi taâlâ.
Artinya:
"Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala."
Niat Sholat Tarawih Sendiri
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab latin: Ushallî sunnatat tarâwîhi rakataini mustaqbilal qiblati lillahi taʼâlâ.
Artinya:
"Saya niat salat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."
Tata Cara Salat Tarawih
- Niat: Diucapkan atau dalam hati saat takbiratul ihram (contoh: Ushallii sunnatat tarawihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa untuk sendiri).
- Takbiratul Ihram: Mengucap "Allahu Akbar".
- Membaca Surat Al-Fatihah, sunnahnya dilanjutkan dengan surat pendek.
- Ruku', I'tidal, Sujud 2 kali, duduk di antara dua sujud, sesuai rukun salat.
- Tasyahud akhir pada rakaat kedua.
- Mengucapkan salam pada rakaat kedua.
- Ulangi gerakan tersebut hingga jumlah rakaat terpenuhi, 8 atau 20 rakaat.
- Ditutup dengan salat Witir.
(KHS/fik)
Loading ...

14 hours ago
22
















































