Jakarta -
Konflik pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee oleh pendakwah Hanny Kristianto dari Mualaf Center Indonesia berlanjut.
Kini Hanny mengungkapkan alasan utamanya mencabut sertifikat tersebut karena terungkap fakta soal KTP milik Richard Lee yang masih berstatus menganut Katolik. Atas hal itu, Hanny pun tidak mencabut sertifikat mualafnya dan tidak ingin dikeluarkan.
"Alasan yang pertama saya cabut sertifikatnya adalah, saya tidak mau sertifikat yang dikeluarkan itu tidak digunakan. Faktanya sampai hari ini KTP-nya masih Katolik,"kata Hanny pada Minggu (4/5).
"Richard ini kan ngaku di video bahwa 'Setelah tiga tahun saya masuk Islam, ini pertama kali saya ke gereja lagi dan saya percaya Tuhan Yesus' Itu kalimat menurut saya sudah tidak mengakui la ilaha illallah," lanjutnya.
Selain itu sertifikat mualaf yang sudah didapat Richard Lee bisa menjadi fungsi administratif penting salah satunya mengurus data kependudukan. Jika hal itu tidak digunakan maka bisa menimbulkan persoalan.
"Karena, seseorang mualaf ketika meninggal itu banyak yang dimakamkan bukan dengan cara-cara Islam. Kenapa ada sertifikat, segera diubah. Jangan merepotkan orang yang masih hidup ketika sudah meninggal," tuturnya.
"Sertifikat ini kan cuma gunanya administratif. Menikah, mengganti kolom KTP, mengurus surat kematian,"jelasnya.
Alasan lain Hanny mencabut sertifikat tersebut yaitu ia tidak ingin dokumen itu menjadi alat dalam kasus hukum yang sedang dijalani oleh Richard Lee.
"Yang kedua, saya tidak mau sertifikat mualaf ini dijadikan barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim. Karena ada disebutkan, 'Ya ini akan kita pakai untuk konstruksi hukum'," kata Hanny.
Sementara itu sebelumnya Richard Lee sudah memberikan pernyataan usai sertifikat mualafnya dicabut. Ia mengaku menghargai keputusan tersebut dan ingin tetap fokus menjalani kehidupannya.
"Dr. Richard tetap fokus menjalani hidup dengan nilai yang baik, berbuat yang terbaik untuk orang lain, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung dengan bijak. By Admin," isi unggahan di Instagram Richard Lee.
(agn/agn)
Loading ...

6 hours ago
2
















































