Sinopsis Film Ghost in the Cell yang Kritik Pelaku Korupsi

13 hours ago 15

Jakarta -

Sutradara Joko Anwar kembali dengan karya film terbarunya yang berjudul Ghost in the Cell.

Joko menggabungkan genre horor dan dark comedy pada film tersebut. Pada karyanya kali ini, Joko meninggalkan pesan mendalam tentang kondisi yang terjadi di Indonesia.

Ia menyoroti fenomena Indonesia terutama soal kasus korupsi yang semakin marak terjadi. Joko Anwar menilai kasus korupsi tersebut sudah di luar nalar. Film ini pun menggambarkan kondisi masyarakat Indonesia yang seperti terpenjara di negaranya sendiri.

Joko Anwar - Insertlive.comJoko Anwar - Insertlive.com/ Foto: Agustin Dwi Anandawati

"Film ini bisa merepresentasikan Indonesia. Korupsi ratusan triliun, kita semua tenang-tenang aja. Itu udah absurd banget," ucap Joko Anwar dalam konferensi pers film Ghost in the Cell di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Kamis (9/4).


"Penjaranya adalah negara dan semua napi itu adalah kita. Karena kita nggak bisa kabur. Hanya beberapa orang yang punya privilege untuk keluar," lanjutnya.

Selain menyindir koruptor, film ini juga menyinggung banyaknya pekerja lapas yang masih tunduk dengan uang. Joko pun mengemas film ini dengan banyak dialog satire yang diucapkan para pemainnya. Kalimat-kalimat tersebut berisi kritik tajam terhadap para pejabat negara yang sudah banyak melakukan kesalahan dan merugikan masyarakat tanpa merasa bersalah.

Ghost in the Cell pun memberikan pesan kepada para penontonnya agar tidak memiliki rasa putus asa di tengah kondisi krisis yang terjadi Indonesia.

"Kita nggak mau film ini berakhir dengan hopeless. Tapi juga nggak mau terlalu hopeful sampai delusional," tuturnya.

"Kita mungkin bisa putus asa, tapi enggak boleh putus asa 100 persen. Karena apa? Pasti ada 10 persen yang masih punya harapan dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan," lanjut Joko Anwar.

Sinopsis Film 'Ghost in the Cell' yang Kritik Pelaku KorupsiSinopsis Film 'Ghost in the Cell' yang Kritik Pelaku Korupsi/ Foto: Agustin Dwi Anandawati

Pemeran Film Ghost in the Cell

  • Abimana Aryasatya sebagai Anggoro
  • Lukman Sardi sebagai Pendi
  • Morgan Oey sebagai Bimo
  • Aming sebagai Tokek
  • Rio Dewanto sebagai Endy
  • Tora Sudiro sebagai Anton
  • Bront Palarae sebagai Jefry
  • Ho Yuhang sebagai Rendra
  • Danang Suryonegoro sebagai Irfan
  • Endy Arfian sebagai Dimas
  • Mike Lucock sebagai Wildan
  • Yoga Pratama sebagai Six
  • Kiki Narendra sebagai Sapto
  • Arswendy Bening Swara sebagai Prakasa
  • Dewa Dayana sebagai Prakasa Muda
  • Faiz Vishal sebagai Vijay
  • Jaisal Tanjung sebagai Bambang
  • Almanzo Konoralma sebagai Buki
  • Haydar Salishz sebagai Donald
  • Magistus Miftah sebagai Novilham

Sinopsis Film Ghost in the Cell

Ghost in the Cell mengisahkan tentang kehidupan narapidana yang ditahan di Lapas Labuhan Angsana. Lapas itu berisi narapidana korupsi, kekerasan, penipuan hingga pembunuhan.

Para napi berkumpul dengan terjadi rivalitas antargeng. Pada suatu hari, mereka kehadiran narapidana baru bernama Dimas, wartawan yang dituduh telah membunuh bosnya, Endy.

Usai kehadiran Dimas, banyak kejadian pembunuhan tak wajar yang terjadi di lapas. Hal itu terjadi lantaran Dimas 'ketempelan' sosok hantu usai ia mengunjungi Kalimantan.

Banyak narapidana yang memiliki aura negatif mati dengan cara yang tidak wajar. Demi mencegah kematian, narapidana pun berlomba untuk berbuat baik demi membuat aura mereka menjadi positif.

(agn/dia)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |