Tak Perlu Lahan Luas, Ini 7 Sayuran yang Bisa Ditanam di Rumah
Menanam sayuran di pekarangan rumah mendatangan banyak manfaat, dari segi ekonomi, kesehatan, kesehatan mental, hingga estetika.
Menanam sayuran di rumah juga tidak terbatas pada luas tanah. Sebab, ada berbagai teknik moderen untuk menyulap area sekecil mungkin menjadi kebun produktif, seperti hidroponik atau container gardening menggunakan polybag, pot, ember, hingga planter box.
Agar proses menanam sayur di rumah terasa mudah dan fleksibel, pilih jenis tanaman yang memiliki masa panen cepat dan tidak memerlukan ruang akar yang terlalu dalam.
Berikut rekomendasi sayuran yang bisa ditanam di pekarangan rumah"
1. Sawi
Masa panen sawi umumnya berkisar antara 30 sampai 60 hari setelah tanam, tergantung pada varietas, kondisi lingkungan, dan cara budidaya.
Menanam sawi juga mudah, bahkan untuk pemula. Sawi dapat ditanam menggunakan campuran tanah, pupuk kompos/kandang, dan arang sekam.
Perawatan sawi juga sederhana, cukup disiram setiap hari pada pagi dan sore.
2. Selada
Selada juga memiliki masa panen yang singkat, antara 40-50 hari. Tidak butuh tempat luas, menanam selada dapat dilakukan di pot, polybag, atau hidroponik.
Media tanam selada bisa menggunakan campuran tanah, kompos, dan pasir/sekam dengan perbandingan 2:1:2 di pot berukuran minimal 20 cm.
3. Bayam
Menanam bayam di rumah menjadi pilihan tepat. Bayam cepat tumbuh bahkan di lahan terbatas. Bayam dapat dipanen dalam waktu singkat sekitar 20 hingga 30 hari.
Cara menanam bayam juga mudah, cukup menyebar benih langsung di atas media tanam, lalu ditutup dengan sedikit tanah. Bayam dapat ditanam sepanjang tahun dan beradaptasi dengan baik di berbagai cuaca.
4. Kangkung
Kangkung juga menjadi salah satu sayuran yang mudah ditanam di rumah. Kangkung cepat tumbuh dan panen dalam waktu singkat sekitar 20-30 hari.
Kangkung tumbuh subur di tanah gembur yang kaya unsur hara. Benih kangkung bisa disebar langsung tanpa di semai. Untuk mempercepat pertumbuhan kecambah, benih kangkung bisa direndam air hangat 6-8 jam sebelum disebar.
5. Seledri
Seledri bisa tumbuh baik di dalam pot kecil atau pot gantung, cocok ditanam di rumah yang lahannya terbatas. Menanam seledri juga tidak memerlukan intensitas matahari penuh.
Mase panen seledri umumnya 85-120 hari (3-4 bulan) setelah ditanam. Seledri dapat dipanen secara terus-menerus dengan memotong daun bagian luar agar tunas baru terus tumbuh.
6. Mentimun
Salah satu keuntungan menanam mentimun di rumah adalah efisiensi tempat. Mentimun dapat tumbuh merambat vertial menggunakan pagar atau ajir.
Waktu panen mentimun juga cepat, sekitar 30-70 hari dengan panen pertama sekitar 35-45 hari.
7. Pakcoy
Sama seperti sayuran-sayuran yang disebutkan sebelumnya, pakcoy mudah ditanam di lahan sempit menggunakan pot, polybag, atau dengan sistem hiroponik. Pakcoy tahan cuaca, minim hama, dan bisa dipanen secara bertahap untuk konsumsi mandiri.
Pakcoy tidak memerlukan perawatan rumit, cukup penyiraman teratur, dan paparan sinar matahari yang cukup 4-6 jam sehari.

2 hours ago
2
















































