Jakarta -
Kabar duka datang dari keluarga musisi Anji. Ibundanya, Siti Sundari, meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Mangun Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (27/3) pagi.
Di tengah suasana duka, Anji membagikan cerita yang begitu menyentuh tentang momen terakhir bersama sang ibu. Ia mengaku berada di sisi ibundanya saat mengembuskan napas terakhir, dan kini mencoba ikhlas melepas kepergian orang yang sangat ia cintai.
"Makanya kalau dilihat beberapa sahabat bilang, 'Lo tegar banget,' sebenarnya karena, saya ngerasa saya udah ikhlas dan saya bahagia. Mama kasih kesempatan buat saya, buat abang saya buat ngerawat beliau selama kurang lebih 3 bulan terakhir," kata Anji.
Selama tiga bulan terakhir itu, Anji memang sengaja meluangkan waktu untuk merawat ibunya secara intens. Ia merasa kesempatan tersebut sangat berarti, apalagi setelah puluhan tahun sibuk dengan jadwal manggung.
"Jadi pokoknya ya seperti saya bilang tadi, mama tuh adil untuk adik-adik saya yang udah selama ini ngejagain dikasih jeda waktu, dikasih kebebasan untuk nggak ada mama gitu," ujarnya.
Bagi Anji, momen tersebut membuat rasa kehilangan terasa sedikit lebih ringan, meski tetap menyakitkan.
"Jadi kehilangannya mungkin bisa lebih ringan, walaupun nggak mungkin ringan. Tapi maksudnya bisa lebih ringan. Dan saya sama abang saya dikasih waktu buat ngerawat beliau gitu," tuturnya.
Ia juga mengenang detik-detik terakhir sang ibu yang meninggal dalam keadaan tersenyum di malam Jumat. Kenangan itu membuatnya mencoba melihat kepergian sang ibu dari sudut pandang yang lebih ikhlas.
"Kalau pulang tuh orang seneng gitu, kenapa yang ditinggalin harus sedih gitu. Dan mungkin mama seneng apalagi digabungin sama bapak yang udah selama 2 tahun ini dikangen-kangenin. Ya udah, saya sedih tapi ikhlas gitu," lanjut Anji.
Anji pun menyadari bahwa tiga bulan terakhir menjadi waktu yang sangat berharga dalam hidupnya—sesuatu yang dulu jarang ia miliki karena kesibukan.
"Tiga bulan iya jadi intens ya, karena saya hampir kan 20 tahun tuh manggung ke sana kemari, bla bla, ngana-ngini gitu kayak hilang banyak waktu," pungkasnya.
Kini, kenangan merawat sang ibu menjadi hal paling berharga yang akan selalu ia simpan.
(yoa/and)
Loading ...

6 hours ago
4
















































