Travis Barker Curhat Lawan Trauma Kecelakaan Pesawat di Dokumenter Louder Than Fear

5 hours ago 5

Jakarta -

Sosok Travis Barker selama ini dikenal sebagai drummer enerjik dengan citra penuh tato dan gaya hidup rockstar. Cerita di balik itu ternyata jauh lebih dalam, bahkan penuh luka yang selama ini jarang diungkap secara terbuka.

Pengalaman paling mengubah hidupnya kini akan dibagikan secara jujur lewat film dokumenter berjudul Travis Barker Louder Than Fear.

Proyek ini menjadi ruang bagi Barker untuk menceritakan perjalanan personalnya setelah selamat dari kecelakaan pesawat tragis pada tahun 2008.

Lewat acara Get Real Hulu, Travis Barker mengungkap bahwa film ini bukan sekadar dokumenter biasa, tetapi potret dirinya tanpa filter, termasuk fase paling sulit dalam hidupnya.


"Ini adalah pandangan tanpa filter tentang perjalanan saya setelah pengalaman yang mengubah hidup dan juga menyoroti orang-orang luar biasa dalam hidup saya yang membantu saya melewatinya," ujarnya.

Perjalanan yang diangkat dalam film ini tidak hanya fokus pada tragedi, tetapi juga bagaimana ia bangkit.

Latar belakang hidupnya yang berawal dari bawah hingga mencapai puncak karier bersama Blink-182 ikut menjadi bagian penting dalam cerita.

Sutradara Justin Krook dan Michael Dwyer membawa pendekatan yang lebih personal, dengan menampilkan orang-orang terdekat Barker serta perjalanan emosional yang jarang terlihat publik.

Kecelakaan pada 2008 menjadi titik balik terbesar. Pesawat yang ia tumpangi jatuh tak lama setelah lepas landas, menewaskan beberapa orang termasuk kru dan pilot.

Travis Barker menjadi salah satu dari sedikit yang selamat, namun harus menghadapi luka bakar parah, operasi berulang, hingga trauma mendalam.

Peristiwa itu tidak hanya meninggalkan bekas fisik, tetapi juga mengubah cara pandangnya terhadap hidup. Ia sempat bergulat dengan ketakutan, rasa kehilangan, hingga perjuangan melawan kecanduan setelah kejadian tersebut.

Proses pemulihan itu berlangsung panjang. Bertahun-tahun setelah kejadian, Barker bahkan mengaku perlahan mulai mengatasi ketakutan terbang yang sempat membuatnya sulit menjalani aktivitas normal sebagai musisi tur.

Peran orang-orang terdekat juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut, termasuk dukungan dari istrinya, Kourtney Kardashian yang disebutnya memberi kekuatan besar untuk kembali menjalani hidup.

Film dokumenter ini sendiri sudah digarap lebih dari satu dekade, menunjukkan betapa panjang dan kompleks perjalanan yang ingin ia bagikan.

"Film dokumenter ini dimulai lebih dari 10 tahun yang lalu dan ini merupakan perjalanan yang sangat luar biasa, dan saya tidak sabar untuk membagikannya kepada dunia," kata Barker.

Rencana penayangan dijadwalkan pada musim panas 2026 melalui Hulu. Cerita yang dibawa bukan hanya tentang seorang musisi, tetapi tentang seseorang yang pernah berada di titik terendah dan berusaha bangkit.

Kisah ini memperlihatkan bahwa di balik sorotan panggung dan gemerlap industri musik, ada perjalanan sunyi yang membentuk siapa seseorang sebenarnya.

(ikh/agn)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |