Cara Simpan Daging Kurban yang Benar Lagi Ramai Dicari, Ternyata Bukan Dicuci Dulu

15 hours ago 12

Jakarta -

Saat hari raya Iduladha, umat Muslim maupun masyarakat sekitar tempat penyembelihan akan menerima pembagian daging hewan kurban. Persediaan daging kurban ini tentunya mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi penerimanya.

Setelah mendapat daging kurban, kebanyakan orang biasanya akan langsung mencucinya dengan air bersih sebelum disimpan ke dalam kulkas agar bersih, awet, dan aman dikonsumsi. Namun, kebiasaan yang dianggap higienis ini ternyata justru menjadi pemicu pertumbuhan bakteri serta membuat daging cepat busuk.

Lantas, bagaimana cara menyimpan daging kurban yang benar agar kualitasnya tetap terjaga? Simak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Rendam ke Dalam Larutan Garam


Sebelum disimpan, larutan air garam bisa dimanfaatkan untuk membantu membersihkan sekaligus mengawetkan daging kurban secara alami. Garam memiliki sifat antibakteri yang efektif menghambat pertumbuhan mikroorganisme pemicu pembusukan.

Caranya, cukup rendam daging selama beberapa menit. Kemudian, tiriskan dan seka permukaannya hingga benar-benar kering menggunakan tisu dapur. Langkah ini dapat membantu menjaga higienitas daging tanpa merusak struktur seratnya dengan aliran air biasa.

2. Lumuri dengan Perasan Jeruk Nipis

Selain larutan garam, alternatif lain yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan cairan jeruk nipis. Kandungan asam alami pada buah ini berperan sebagai antiseptik yang dapat membunuh kuman sekaligus meminimalisir aroma amis yang menyengat.

Setelah dilumuri air perasan jeruk secara merata, diamkan sejenak lalu lap sisa cairannya agar daging tidak terlalu asam. Langkah ini dapat membuat daging kurban tetap segar dan memiliki aroma tidak amis saat disimpan.

3. Potong Daging menjadi Ukuran Kecil

Setelah daging dipastikan bersih, sangat disarankan untuk memotong daging menjadi potongan kecil atau disesuaikan dengan takaran porsi sekali masak. Langkah ini akan sangat memudahkan proses pencairan daging yang beku sehingga nantinya tidak perlu mencairkan seluruh stok daging jika hanya ingin memasak sedikit.

Selain itu, memotong daging menjadi bagian kecil membantu suhu dingin kulkas meresap lebih cepat dan merata hingga ke bagian dalam daging.

4. Masukkan ke dalam Wadah Tertutup

Jika daging sudah dipotong, segera kemas ke dalam wadah yang bersih, tertutup, dan kedap udara. Selain toples, Anda juga bisa memanfaatkan kantong plastik food grade yang memiliki klip pengunci.

Menyimpan daging dalam kondisi tertutup rapat sangat penting untuk mencegah kontaminasi aroma dari makanan lain di dalam kulkas.

5. Simpan di Dalam Freezer Bersuhu Rendah

Agar daging kurban awet hingga berbulan-bulan, pastikan daging disimpan ke dalam freezer dengan suhu minimal -18 derajat Celsius. Suhu yang sangat rendah ini akan mencegah pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme yang menyebabkan proses pembusukan sehingga kualitas nutrisi daging tetap terjaga.

Usahakan juga untuk tidak menata wadah daging terlalu banyak di dalam freezer. Berikan sedikit celah di antaranya agar sirkulasi udara dingin dapat menyebar secara optimal ke seluruh permukaan wadah.

(yoa/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |