Demo Berujung Penjarahan Rumah Anggota DPR, Nafa Urbach Meminta Maaf / Foto: dok. Instagram @nafaurbach
Jakarta, Insertlive -
Menyusul Eko Patrio dan Uya Kuya, Nafa Urbach yang juga merupakan anggota DPR RI turut mengutarakan permintaan maafnya kepada seluruh rakyat Indonesia. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Nafa Urbach meminta maaf atas ucapan yang sempat diutarakannya telah menyakiti hati masyarakat Indonesia.
Seperti diketahui, pernyataan Nafa Urbach soal alasan anggota DPR mendapatkan tunjangan rumah Rp50 juta per bulan telah memantik emosi masyarakat hingga menimbulkan demonstrasi besar-besaran, yang berujung penjarahan ke rumah anggota DPR.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, salam sejahtera, selamat malam, dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia, saya Nafa Indria Urbach meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yang keluar dari mulut saya, yang menyakiti hati masyarakat Indonesia," ucap Nafa Urbach dilihat dari unggahannya di Instagram, Sabtu (30/8) malam.
"Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu," tutupnya.
Seperti diketahui, sebelum demo besar-besaran pada 25 Agustus 2025 kemarin, masyarakat dibuat geram dengan kabar kenaikan gaji serta tunjangan anggota DPR RI. Isu tersebut pun memicu gejolak dari masyarakat hingga melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.
Namun, hingga malam ini, aksi demonstrasi masih terus bergulir, bahkan semakin memanas. Para pengunjuk rasa bahkan mulai menggeruduk rumah para anggota DPR, dimulai dari kediaman Ahmad Sahroni, Eko Patrio, hingga Uya Kuya.
Aksi unjuk rasa menuntut DPR agar membatalkan kenaikan gaji dan tunjangan pada 28 Agustus 2025 berujung ricuh, usai salah satu pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia akibat dilindas mobil rantis Brimob.
Sejak malam itu, para pengunjuk rasa langsung menggeruduk Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat untuk menuntut keadilan. Namun, aksi unjuk rasa justru kian memanas hingga saat ini.
(Insertlive)
Tonton juga video berikut: