Jakarta -
Komedian senior Haji Bolot dikabarkan tengah menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, setelah mengalami serangan jantung.
Menurut asistennya, Wahyu Ramadhan, keluhan awal yang dirasakan Bolot adalah sesak dan nyeri di dada.
Awalnya sang komedian hanya ingin menjalani pemeriksaan rontgen karena mengira keluhannya tidak terlalu serius.
Namun setelah diperiksa lebih lanjut di instalasi gawat darurat, dokter menemukan adanya masalah pada jantungnya sehingga ia harus menjalani perawatan intensif.
Wahyu memastikan kondisi Bolot saat ini stabil dan tetap sadar selama menjalani pemulihan.
Dikutip dari detikhealth, ini beberapa ciri sakit dada akibat serangan jantung yang perlu diwaspadai:
1. Dada Terasa Tertekan atau Tertindih Benda Berat
Nyeri dada akibat serangan jantung umumnya bukan sekadar rasa pegal biasa. Penderitanya sering menggambarkan sensasi seperti dada ditekan, diremas, tertindih benda berat, atau terasa sangat sesak. Keluhan ini bisa berlangsung beberapa menit atau hilang timbul. Pada kasus Haji Bolot, gejala awal yang muncul adalah sesak di area dada sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
2. Nyeri Dada Muncul Saat Beraktivitas
Dokter spesialis jantung menjelaskan bahwa salah satu ciri khas nyeri dada akibat penyakit jantung adalah keluhan yang berkaitan dengan aktivitas fisik. Saat berjalan, naik tangga, atau melakukan pekerjaan tertentu, rasa nyeri akan semakin berat. Sebaliknya, keluhan dapat mereda ketika tubuh beristirahat.
3. Sesak Napas Datang Mendadak
Selain nyeri dada, serangan jantung sering disertai sesak napas yang muncul tiba-tiba. Kondisi ini terjadi karena jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sehingga pasokan oksigen ke tubuh terganggu. Pada sebagian pasien, sesak napas bahkan menjadi gejala utama sebelum muncul nyeri dada.
4. Disertai Keringat Dingin dan Tubuh Lemas
Serangan jantung sering memicu respons tubuh berupa keringat dingin, pusing, hingga rasa lemas yang tidak biasa. Banyak pasien mengaku tubuh terasa kehilangan tenaga secara mendadak meski tidak sedang melakukan aktivitas berat. Gejala ini perlu diwaspadai terutama jika muncul bersamaan dengan nyeri dada atau sesak napas.
5. Nyeri Menjalar ke Bagian Tubuh Lain
Rasa sakit tidak selalu terpusat di dada. Pada beberapa kasus, nyeri dapat menjalar ke lengan kiri, bahu, leher, rahang, punggung, atau perut bagian atas. Karena itu, banyak orang keliru menganggapnya sebagai masuk angin, asam lambung, atau kelelahan biasa.
6. Kelelahan yang Tidak Wajar
Serangan jantung tidak selalu diawali rasa sakit yang hebat. Sebagian penderita justru mengalami kelelahan berkepanjangan, mudah lelah saat melakukan aktivitas ringan, dan merasa tenaga berkurang drastis tanpa penyebab yang jelas.
7. Gejalanya Bisa Samar pada Lansia
Pada orang lanjut usia seperti Haji Bolot yang kini berusia 83 tahun, tanda serangan jantung terkadang tidak terlalu khas. Beberapa lansia hanya mengalami sesak napas, cepat lelah, atau rasa tidak nyaman di dada tanpa nyeri hebat. Karena itu, setiap keluhan dada yang muncul mendadak sebaiknya segera diperiksakan ke dokter agar mendapat penanganan secepat mungkin.
(dis/dis)
Loading ...

4 hours ago
3















































