Jakarta -
Andien membagikan kabar duka terkait kepergian musisi bernama Therry Mully yang namanya tenar bersama grup musik Jingga.
Dalam unggahan di Threads, Andien menggambarkan Therry sebagai sosok musisi yang jenius.
"Turut berduka cita atas berpulangnya Mas Therry (grup musik Jingga), he was forever a genius," tulis Andien di Instagram, Rabu (10/6).
Andien kemudian mengungkapkan pernah membawakan salah satu lagu milik Jingga. Dirinya pun mengaku sangat menyukai lagu tersebut.
"Aku pernah membawakan lagu Tentang Aku di album Kinanti (2002) yang diproduseri Mas Indra Lesmana & Aksan Sjuman. Aku cinta sekali lagu itu," ungkap Andien.
Rupanya, lagu Tentang Aku tersebut bukan menjadi kali pertama Andien mengenal karya musik dari grup musik Jingga.
'Namun sesungguhnya itu bukan pertemuan pertamaku dengan karya Mas Therry..," ujar Andien.
"Dulu, ketika aku masih SD.. Orang tuaku sempat membuka sebuah restoran di Depok (namanya Diego's Fried Chicken) .. Pada suatu hari orangtuaku mengundang Jingga sebagai bintang tamunya. Itu pertama kali aku bertemu dengan Mbak Fe & Mas Therry. Mbak Fe nyanyi, mas Therry main keyboard. Aku suka gaya mereka. Aku terpesona, dan sejak saat itu.. Aku officially merupakan fans mereka," sambungnya.
Pengalaman emosional itu yang membuat Andien merasa punya ikatan yang kuat terhadap Jingga termasuk mendiang Therry.
"Aku rasa nggak berlebihan ketika aku menyatakan diri sebagai fans mereka, karena aku (literally) hafal satu album Jingga. Tentang Aku, hanya salah satunya di antaranya. Lagu-lagu lain yang aku suka adalah: Terakhir, How We Should, Dan Hijau, Aku Dalam Manusia, semuanya!," kata Andien.
"Bahkan lagu Terakhir itu lagu yang paling sering aku senandungkan kalo lagi bengong (Kalo nggak percaya, coba tanya suamiku lol). Kayaknya bagian parirapaparirap lagu itu udah tertanam dengan baik di alam bawah sadarku," sambungnya.
Kini, Andien mengungkapkan pesan perpisahan untuk mendiang Therry agar mendapatkan tempat terbaik di surga.
"Rest in Peace, Mas Therry.. Karya-karya Jingga akan selalu kami kenang. Ps: dan mungkin bukan kebetulan juga Jingga menjadi nama anakku, karena Jingga adalah bagian dari perjalananku," tutup Andien.
(ikh/fik)
Loading ...

6 hours ago
3
















































