Jakarta -
Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin dengan mantan asisten rumah tangganya (ART) yang berinisial H kini memasuki babak baru. Setelah membantah tuduhan penganiayaan, Erin kini menuding H telah melakukan pelanggaran privasi selama bekerja kepadanya.
Lewat konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (5/5), Erin mengungkapkan bahwa H telah merekam area privasi di rumahnya secara diam-diam sebelum diunggah ke media sosial Facebook.
Tindakan H dianggap sangat membahayakan keluarga Erin. Pasalnya, konten yang diunggah H berisi detail isi rumah mulai dari area ruang tamu, kolam renang, bahkan aktivitas anak-anaknya yang direkam tanpa izin pemilik rumah.
"Jadi yang paling krusial adalah dia melakukan konten ke media sosial si ART itu, milik pribadinya dia sendiri tentang isi rumah," ungkap Erin.
"Privasi isi rumah saya dan anak-anak itu divideo-videoin, kegiatannya anak-anak. Terus mobil saya, rumah saya seisi rumah, dan tampak depan, belakang," bebernya.
Pelanggaran privasi yang dilakukan H semakin fatal karena dalam salah satu video, H merekam kendaraan pribadi Erin dan secara jelas memperlihatkan pelat nomor kendaraan tersebut.
Hal ini dikhawatirkan bisa menimbulkan potensi tindakan kriminal dari pihak luar yang melihat unggahan tersebut. Erin kemudian mengungkapkan bahwa ia sudah mengantongi bukti video-video H yang melanggar privasi.
Pada kesempatan yang sama, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Erin menegaskan bahwa apa yang sudah dilakukan ART itu bukan sekadar masalah etika kerja, tetapi juga ancaman keamanan.
Rien Wartia Trigina atau Erin (tengah) saat menggelar konferensi pers soal penganiayaan ART. Erin ditemani kuasa hukumnya Sunan Kalijaga saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026)./ Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Pihaknya kemudian merujuk pada kasus perampokan yang terjadi akibat kebocoran detail dan akses rumah lewat konten di media sosial.
"Ini kan bahaya, menurut kami ini sangat membahayakan, bisa membahayakan secara nanti ke depan mungkin ada tindakan-tindakan kriminal," kata Sunan Kalijaga.
Selain potensi ancaman keamanan keluarga, Erin juga mengungkapkan bahwa salah satu anaknya mengaku sangat merasa terganggu usai aktivitas pribadinya di dalam rumah dijadikan konten tanpa izin oleh H.
"Anak saya sangat marah, (dia bilang) 'Mama, aku kenapa sih itu aku dimasukin ke Facebook-nya si ART itu ya'. Jadi maksudnya dia sangat terganggu, apalagi kamarnya divideo-videoin," pungkas Erin.
H sebelumnya membuat laporan ke pihak berwajib karena mengaku telah mengalami tindakan kekerasan dari Erin. Tak hanya itu, Erin juga dituding telah menahan gaji, KTP, bahkan merusak telepon genggam milik H.
Erin saat ini telah membuat laporan balik terhadap pihak ART atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
(asw)
Loading ...

8 hours ago
4
















































