Jakarta -
Farida Nurhan mengungkapkan kekesalannya karena diminta untuk melakukan review sebuah restoran ternama di Batam, tapi tanpa dibayar.
Hal itu diungkapkan Farida Nurhan di akun media sosial Threads miliknya pada Rabu (10/6).
Ia membagikan pesan pribadi di DM (direct message) Instagram yang berisikan penawaran dari restoran tersebut untuk melakukan review.
Dari percakapan tersebut disimpulkan bahwa Farida Nurhan tidak mendapatkan imbalan berupa bayaran setelah melakukan review di restoran tersebut.
Farida Nurhan pun menjelaskan bahwa dirinya memang kerap tidak meminta bayaran ketika melakukan review UMKM.
Namun, ketika restoran atau brand besar yang mengajaknya kolaborasi itu berbeda cerita.
"Yang Omay bantu itu yang membutuhkan, yaitu UMKM kecil, orang tua yang jualan bukan nyari untung tapi buat melanjutkan hidup dan rekan-rekannya," tulis Farida Nurhan.
Meskipun tidak secara langsung mendapatkan bayaran dari pelaku usaha yang ia review, Farida Nurhan mendapatkan pundi rupiah dari platform media sosial ketika kontennya viral.
Farida Nurhan malah merasa tidak dihargai ketika dirinya diminta mereview restoran atau brand besar tetapi hanya diberi imbalan makan 'gratis.
Menurutnya, ketika tawaran kerja sama datang dari perusahaan besar, seharusnya dilakukan secara profesional dan tidak hanya mengandalkan sistem barter.
"Kalau perusahaan/ resto besar seperti kalian cabangnya menyebar di seluruh Indonesia, halaman + parkiran luas, restonya megah, come on lah, bukannya nggak menghargai makanan gratis, tapi nggak gitu juga, dikit2 barter," katanya.
Wanita yang kerap disapa Omay itu menegaskan bahwa dirinya tetap menghargai tawaran makanan gratis yang diberikan.
Namun, ia menilai tidak tepat jika seorang kreator konten diminta datang dari luar kota, membuat ulasan sesuai konsep tertentu, hingga menyusun alur cerita konten tanpa mendapatkan kompensasi yang layak.
Menurutnya, proses pembuatan konten tidak sesederhana datang dan menikmati hidangan.
Di balik sebuah video ulasan, terdapat rangkaian proses produksi yang membutuhkan waktu, tenaga, pengalaman, serta biaya operasional yang tidak sedikit.
"Kalau ngundang aja masih aman, asli aman, walaupun jauh karena omay suka traveling juga, lah ini ngundang barter, pake storyline juga, sudah kayak kerja aja dong!!! Iming2 nya makan gratis, gue jitak loh!!," tegasnya.
(arm/fik)
Loading ...

5 hours ago
4
















































