Isu Harry Lecehkan dan Bully Wanita/Foto: Pangeran Harry
Jakarta, Insertlive -
Harry kembali terlibat dalam kontroversi ketika ketua yayasan miliknya Sentebale, Sophie Chandauka, melaporkan dirinya dilecehkan dan di-bully oleh suami Meghan Markle tersebut.
Melalui wawancara dengan media Sky News, Sophie mengaku bahwa dirinya amat kecewa dengan aksi yang dilakukan Harry.
"Saat hari Selasa, Harry setuju merilis berita yang merugikan pada publik tanpa memberitahuku juga seluruh jajaran direktur badan amal," kata Sophie.
Harry diketahui mengumumkan keputusannya untuk mundur dari badan amal Sentebale.
Tak sendiri, Harry mengumumkan keputusan tersebut bersama Pangeran Seeiso dari Lesotho serta dewan pengawas lainnya.
"Bisa dibayangkan apa dampak dari hal itu bagiku juga 540 anggota organisasi Sentebale serta keluarga mereka?" papar Sophie.
"Ini sebuah bentuk pelecehan dan pembullyan yang menurutku dalam hal skala besar," sambungnya.
Namun, klaim Sophie dibantah oleh sumber terdekat Harry yang menjelaskan bahwa dirinya dan Pangeran Seeiso sudah mengirim surat pengunduran diri pada sang ketua yayasan sejak 10 Maret.
Sayangnya, pihak badan amal tersebut membantah klaim tersebut. Ditelusuri lebih jauh, desas-desus beredar bahwa adanya ketegangan antara staf di Inggris serta di Lesotho Boswana.
"Segala yang kulakukan ini bertujuan menjaga integritas organisasi khususnya anak muda," pungkas Sophie yang diduga menjadi sindirannya pada Harry.
Sophie juga menyindir suami Meghan Markle dengan kata-kata bahwa dirinya menjadi 'pahlawan wanita' yang berani mengungkap isu soal tata kelola buruk, manajemen yang lemah, penyalahgunaan kekuasan, perundungan, pelecehan, misogini, hingga upaya penutupan kasus.
Diketahui, badan amal Sentebale ini merupakan yayasan yang didirikan Harry sejak tahun 2006, sembilan tahun sejak kematian Putri Diana.
Badan amal ini menjadi yayasan yang berfokus pada bantuan terhadap anak-anak muda yang terinfeksi HIV dan AIDS di Lesotho serta Boswana.
(dis/dis)