Jakarta -
Korban meninggal dunia akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang. Hari ini, Mia Citra, penumpang KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di RSUD Bekasi.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengutarakan ucapan duka atas meninggalnya perempuan berusia 25 tahun itu.
"Betul, kami turut berduka dan berbelasungkawa bahwa penumpang atas nama Mia Citra meninggal dunia di RSUD Bekasi," ujar Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, saat dimintai konfirmasi, Rabu (29/4).
Mia Citra merupakan salah satu penumpang di KRL PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang yang mengalami luka-luka akibat KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL tersebut hingga menembus gerbong khusus wanita di bagian belakang.
Ia pun menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Bekasi bersama tiga korban lainnya, imbas kecelakaan maut tersebut. Namun, Mia akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
Seperti diketahui, Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, mendadak mencekam, usai KA Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan KRL. Kecelakaan ini bermula dari KRL yang menuju Manggarai bertubrukan dengan taksi hijau yang mogok di perlintasan rel kereta.
Akibat kejadian tersebut, KRL yang hendak menuju Stasiun Cikarang terpaksa menunda keberangkatan di Stasiun Bekasi Timur. Namun, tak berselang lama, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari Arah Jakarta menuju Surabaya dengan kecepatan cukup kencang.
Akibat adanya kesalahan teknis, KA Argo Bromo Anggrek tidak mendapatkan sinyal merah terkait adanya hambatan di hadapannya. Alhasil, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL yang hendak menuju Stasiun Cikarang sampai menembus gerbong khusus wanita. Para penumpang di gerbong KRL pun banyak yang terhimpit dan tersungkur.
(kpr/fik)
Loading ...

3 hours ago
7
















































