Kronologi Warga Tewas Saat Terjebak Macet-Banjir di Grogol, Pramono Anung Berduka

3 hours ago 2

Jakarta -

Bencana banjir yang menyelimuti banyak area di Jakarta menelan korban. Seorang pengendara mobil ditemukan meninggal dunia saat terjebak macet di kawasan Grogol, Jakarta Barat pada Kamis (22/1).

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengungkapkan bahwa jenazah di mobil yang diketahui berinisial AR ditemukan sekitar pukul 13.00.

"Ada saksi di bengkel mobil sempat melihat korban mengendarai mobil, terus tiba-tiba berhenti di tengah jalan," beber AKP Alexander pada Kamis (22/1).

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi Lalu Lintas yang sedang bertugas di sekitar lokasi. Polisi yang mengira mobil tersebut mogok kemudian berupaya membantu mendorong dan mengetuk kaca mobil. Sayangnya, tidak ada respons dari pengendara.


Tak mendapatkan jawaban, polisi kemudian membuka pintu yang ternyata tidak terkunci. Ketika dibuka, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan posisi kepala tertunduk.

"Ketika membuka pintu, nah korban ini dalam keadaan duduk dan kepalanya tertunduk, (pakai) kaus abu-abu dan celana jins biru, dia menunduk," ungkap AKP Alexander.

Ketika polisi melakukan pemeriksaan pada denyut nadi, AR ternyata sudah tidak bernyawa. Pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Barat kemudian memastikan bahwa tak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh AR.

Polisi menduga bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit jantung yang diderita. AR diketahui berusia 51 tahun saat ditemukan.

"Jadi dugaannya meninggal karena sakit. Ada pun itu ditemukan obat-obatannya seperti minyak angin, insto, inhaler obat asma," jelas AKP Alexander.

Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Jakarta Barat tergenang banjir pagi ini. Kepadatan kendaraan terjadi di Jalan Daan Mogot dan ruas jalan sekitarnya. (Taufiq/detikcom)Banjir di Kawasan Grogol, Jakarta Barat dan sekitarnya (Taufiq/detikcom)/ Foto: Taufiq/detikcom

Pihak kepolisian kemudian belum bisa menemukan secara pasti penyebab AR meninggal dunia dan harus menunggu pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

"Kalau penyebab meninggalnya karena terjebak macet, mungkin kita belum bisa pastikan seperti itu, karena kan harus dipastikan dia meninggalnya kenapa, sakit atau hal lain," pungkas AKP Alexander.

Jenazah AR kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait peristiwa ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun turut memberikan perhatian. Pramono Anung turut berduka atas korban yang meninggal dunia.

Ia juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendalami kronologi kejadian dan menyoroti isu kemacetan akibat banjir dengan serius.

"Terus terang saya berduka untuk itu. Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk mendata dan mencari tahu bagaimana proses meninggalnya," ujar Pramono Anung saat meninjau Kali Cakung Lama di Semper Timur, Jakarta Utara, Jumat (23/1).

"Dari informasi yang saya peroleh, meninggalnya ketika terjadi kemacetan. Kemacetan itu juga sebagian karena terjadi banjir. Semua harus bergerak sekarang, urusan kemacetan ini menjadi perhatian serius," tegasnya.

Banjir belakangan memang menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan isu kemacetan. Peristiwa naas ini membuat publik makin menyoroti penanganan banjir yang efektif, terutama di kawasan Jakarta.

(asw/fik)

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |