Lagu Maliq dan DEssentials Dibawa ke Panggung Teater Lewat Musikal Senja Teduh Pelita

12 hours ago 15

Jakarta -

Jakarta Movin kembali menampilkan teater musikal yang terinspirasi dari karya-karya musisi dalam negeri. Kali ini, lagu-lagu Maliq & D'Essentials bakal dihadirkan lewat musikal Senja Teduh Pelita.

Musikal Senja Teduh Pelita merupakan pertunjukan musikal science fiction futuristik yang diadaptasi dari lagu-lagu grup musik Maliq & D'Essentials yang menggabungkan kekuatan musik, teater, dan pesan reflektif tentang masa depan bumi.

Musikal ini menghadirkan kisah emosional tentang keberanian, harapan, dan perjuangan generasi muda di tengah dunia yang berada di ambang kehancuran.

Kisah musikal ini membawa penonton ke masa depan ketika dunia porak-poranda akibat perubahan iklim, pengelolaan energi dan pembangunan yang tidak berkelanjutan, pandemi, hingga peperangan antarbangsa. Populasi manusia menurun drastis, tanah subur dan air bersih menjadi langka, hingga suatu hari seluruh orang dewasa menghilang dan meninggalkan anak-anak untuk menghadapi dunia yang telah mereka wariskan.


Di tengah situasi tersebut, seorang anak bernama Arah (Alf Elijah Sigarlaki dan Daria Lakshmi Algamar) membentuk Pasukan Pelita, kelompok yang terdiri dari sembilan anak dengan kemampuan berbeda. Bersama Kala (Xandrea Abigail Tabythaputri dan Clioichi Junio Eigo) sang ahli sejarah dunia, Volta (Sahlendra Syarief) yang menguasai listrik dan mekanika, Lanit (Mavisha Reakana) sang pembaca bintang, Hara (Emily Olivia) ahli tumbuhan, Palu (Nayaka Maleakhi) yang mahir membangun, Raga (Nadindra Gynta) si pemanjat andal, Binbin (J. Rizhan) yang memahami hewan, dan Lagu (Annabella Farizky) yang peka terhadap musik dan suara, Arah memimpin sebuah perjalanan untuk mencari harapan baru bagi masa depan.

Pemain dan kreator Musikal Senja Teduh PelitaPemain dan kreator Musikal Senja Teduh Pelita/ Foto: InsertLive

"Cerita musikal Senja Teduh Pelita ini bukan cuma terinspirasi dari lagu-lagu Maliq, tetapi juga angkat isu lingkungan, yang mana isu ini adalah isu serius," kata Nuya Susantono selaku sutradara dan penulis naskah dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (3/5).

Dengan karyanya diangkat menjadi pertunjukan musikal, Maliq & D'Essentials mengaku antusias dan terharu. Mereka juga tak menyangka lagu-lagu yang mungkin bertemakan cinta ini bisa dimaknai dengan hal yang lebih luas.

"Lewat Jakarta Movin, lagu-lagu kita ini hadir dengan medium baru juga pemahaman baru. Mungkin selama ini lagu Maliq dikenal soal cinta-cinta aja, tapi ternyata bisa juga dipahami lebih dari itu," ujar Indah, vokalis Maliq & D'Essentials.

Pertunjukan ini bakal digelar selama dua pekan, dari 3 hingga 5 Juli 2026 dan 7 hingga 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki.

Ada 20 lagu MALIQ & D'Essentials yang dipilih untuk dirangkai dan diadaptasi ke pertunjukan ini, seperti Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan Pulang, hingga lagu dari album baru Begini Begitu. Lagu-lagu ini menjadi bagian penting dalam membangun emosi, konflik, dan perjalanan para tokohnya.

(dia/dia)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |