PDAM Makassar Identifikasi Penyebab Menurunnya Debit Air di Tallo dan Ujung Tanah

16 hours ago 5

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin mulai tancap gas dalam menuntaskan persoalan klasik yang menghantui warga: krisis air bersih.

Kawasan utara kota, khususnya Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah, kini menjadi radar utama penanganan. Melalui jajaran direksi baru Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, langkah strategis mulai digerakkan secara terukur demi memastikan distribusi air kembali normal.

Plt. Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, bersama Komisi B DPRD Makassar melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik krusial, termasuk connecting valve (pipa koneksi) di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pongtiku pada Rabu (29/4/2026).

“Kami sudah melakukan pemetaan dan solusi merespons langsung persoalan krisis air bersih yang dikeluhkan warga di wilayah utara,” tegas Andi Syahrum di Kantor PDAM Makassar.

Periklanan

Ad imageAd image

Hasil tinjauan tersebut mengungkap fakta adanya penurunan debit air yang signifikan. Untuk itu, PDAM berencana memanggil pihak ketiga yang terlibat dalam pengelolaan air baku guna mencari titik terang masalah ini.

Menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi BMKG terjadi pada Juni-Agustus mendatang, PDAM telah menyiapkan skenario teknis untuk menambah suplai air melalui tiga sumber alternatif:

  1. Somba Opu
  2. Moncongloe
  3. Optimalisasi Pompa dari Panaikang

“Debit air sempat turun. Saat ini berada di angka 300, sementara kondisi normal seharusnya di kisaran 400. Kami sedang dalami penyebabnya, termasuk evaluasi jaringan pipa yang berpotensi bocor,” tambah mantan Camat Biringkanaya tersebut.

Menariknya, Andi Syahrum menegaskan bahwa PDAM tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga fungsi sosial. Meski solusi jangka panjang berupa perbaikan infrastruktur terus berjalan, solusi jangka pendek tetap disiagakan.

  • Mobil Tangki dan Tandon: PDAM tetap menyalurkan bantuan air bersih ke titik terdampak.
  • Layanan Tanpa Sekat: Warga yang belum terdaftar sebagai pelanggan tetap akan dibantu melalui distribusi tandon di tingkat RT/RW.
  • Perbaikan Kebocoran: Saat ini, tim teknis tengah bekerja 1×24 jam memperbaiki kebocoran pipa di Jembatan Pai (Jl. Perintis Kemerdekaan KM 16) yang berdampak pada wilayah BTN Kalamang hingga Hotel Dalton.

Kehadiran direksi baru ini diharapkan menjadi momentum pembenahan total, mulai dari tata kelola hingga orientasi pelayanan. PDAM Makassar kini dituntut menyeimbangkan antara penambahan pelanggan di kawasan baru (seperti CPI) dengan stabilitas layanan bagi pelanggan lama.

“Semua adalah bagian dari PDAM. Kami bekerja bersama tanpa sekat kelompok untuk memastikan akses air bersih sebagai kebutuhan dasar wajib terpenuhi bagi seluruh warga Makassar,” pungkas Andi Syahrum.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |