Pengakuan Eks ART Erin yang Kabur: Alami Tekanan Psikologis hingga Mual dan Pusing

4 hours ago 1

Jakarta -

Salah satu mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina alias Erin belum lama ini mencuri perhatian karena mengaku kabur dari rumah saat masih bekerja pada Erin.

Sosok eks ART yang diketahui bernama Nur Rohmah itu diketahui mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (5/6) bersama dengan kuasa hukumnya, Basuki untuk menjalani pemeriksaan.

Sayangnya, pemeriksaan tersebut belum bisa dilakukan karena penyidik yang menangani perkara Nur dan Erin sedang tidak bertugas.

Basuki selaku kuasa hukum Nur pun mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak penyidik untuk jadwal pemeriksaan terhadap Nur pada pekan depan.


"Jadi tadi kami sudah komunikasi baik-baik, penyidik yang menangani perkara ini beliau lagi lepas dinas," ungkap Basuki kepada awak media saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (5/6).

"Nanti beliau akan schedule-kan untuk pemeriksaannya di hari Selasa pukul 13.00. Selasa pekan depan ya, di pukul 13.00," jelasnya.

Basuki kemudian mengungkapkan bahwa pihaknya tak menyerahkan dokumen apa pun kepada penyidik pada kedatangan kali ini karena Nur masih berstatus sebagai saksi.

"Nanti kalau pun ada yang dibawa adalah hasil pemeriksaan psikologi tadi yang sudah kami lakukan di salah satu rumah sakit," ujar Basuki.

Basuki mengungkapkan bahwa hasil tertulis dari pemeriksaan itu diperkirakan baru bisa diterima pada hari Senin mendatang. Meski demikian, ia menyebut bahwa hasil pemeriksaan awal sudah menunjukkan adanya tekanan psikologis yang dialami oleh Nur.

Tekanan psikologis ini tak hanya membuat Nur Rohmah merasa trauma terhadap Erin, tetapi juga sudah berdampak terhadap kondisi fisiknya.

"Psikologinya terganggu karena adanya satu peristiwa di tempat di mana beliau bekerja kemarin dan sudah masuk ke fisik. Ada mual-mual, ada rasa pusing. Nah, itu pengaruh dari tekanan psikologi yang dialami klien kami," beber Basuki.

Pada kesempatan yang sama, Nur pun mengaku bahwa keluhan akibat tekanan psikologis ini telah ia rasakan sejak masih bekerja pada Erin. Ia juga menyebutkan sejumlah keluhan fisik yang dirasakan akibat tekanan psikologis yang dirasakan.

"Iya pusing, dadanya sakit, sesak gitu. Cemas, jadi panik karena tekanan di sana," tutur Nur.

Meski mengalami berbagai keluhan tersebut, Nur Rohmah mengaku dirinya tidak pernah berani untuk menyampaikannya kepada Erin.

Ia mengaku mengalami tekanan psikologis yang berat sejak mendatangi kantor polisi untuk memberikan kesaksian hingga akhirnya takut berhubungan dengan Erin. Meski demikian, Nur mengaku kondisinya kini telah membaik.

Pihaknya kini masih menunggu hasil resmi pemeriksaan psikologis untuk menentukan langkah medis selanjutnya.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |