Perkuat Garda Terdepan, Wali Kota Munafri Janjikan Penghargaan Ratusan Juta untuk RT/RW

10 hours ago 5

Makassartoday.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menggelar pertemuan silaturahmi bersama seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Makassar di Pantai Bosowa pada Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen pelayanan publik hingga ke tingkat lingkungan terkecil, dengan menempatkan RT/RW sebagai garda terdepan pemerintah.

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa fokus utama yang harus dijalankan secara kolaboratif adalah pelayanan masyarakat dan kebersihan lingkungan.

“RT dan RW bukan sekadar perangkat administratif, melainkan ujung tombak pemerintah yang bersentuhan langsung dengan warga,” tutur Appi di hadapan para peserta.

Periklanan

Ad imageAd image

Ia menekankan bahwa posisi RT/RW sangat strategis karena mereka adalah pihak yang pertama kali mendengar dan merespons keluhan warga di lapangan.

Appi mengingatkan bahwa setiap amanah yang diberikan masyarakat harus dibalas dengan kerja nyata, kepedulian, serta kehadiran aktif dalam menyelesaikan persoalan wilayah.

Menariknya, Munafri menyebut adanya kesamaan antara peran Wali Kota dan RT/RW, yakni sama-sama lahir dari mandat langsung masyarakat melalui proses pemilihan.

“RT/RW dan Wali Kota itu sama, kita dipilih oleh masyarakat melalui ujung paku. Artinya, amanah ini harus dibalas dengan pelayanan maksimal,” tegasnya.

Pertemuan yang juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, ini menjadi momentum bagi Appi untuk mengingatkan agar tidak ada perangkat wilayah yang abai tugas.

Ia secara tegas menyatakan tidak ingin mendengar laporan mengenai ketua RT/RW yang malas, tidak responsif, atau enggan bergaul dengan warganya sendiri.

“Saya tidak mau dengar ada RT/RW dilaporkan karena tidak mau mendengar keluhan warganya atau tidak mau menjalankan program pemerintah,” ujarnya memperingatkan.

Lebih lanjut, politisi Golkar tersebut menekankan bahwa kolaborasi erat sangat dibutuhkan karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan pihak yang paham kondisi wilayah.

Appi menargetkan dalam lima tahun kepemimpinannya bersama Aliyah, masyarakat harus merasakan kemudahan akses kesehatan, pangan, hingga lapangan pekerjaan.

Ia juga meminta RT/RW aktif melaporkan persoalan sosial maupun infrastruktur kepada lurah dan camat agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

Terkait isu lingkungan, Pemerintah Kota Makassar menjanjikan penghargaan bagi RT/RW terbaik dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi.

Wali Kota juga memperkenalkan aplikasi Lontara sebagai sistem pengaduan digital, di mana aduan yang tidak selesai dalam dua hari akan langsung masuk ke ponsel pribadinya.

Mengenai kebijakan retribusi sampah, Appi menjelaskan bahwa pembebasan biaya hanya diberikan kepada warga kurang mampu, terutama pelanggan listrik 900 watt demi keadilan.

Appi pun mengajak seluruh perangkat wilayah untuk meninggalkan sekat politik masa lalu dan bersatu sebagai bagian dari Pemerintah Kota Makassar.

Terkait bantuan sosial, ia memastikan sistem akan berbasis digital untuk menghindari nepotisme, sehingga bansos benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, bukan hanya kerabat RT/RW.

Sebagai penutup, ia memaparkan program strategis lain seperti seragam sekolah gratis, Makassar Creative Hub, akses air bersih PDAM, hingga pembangunan Stadion Untia.

(**)

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |