Pihak Ruben Onsu Ngaku Pernah Datang demi Anak, tapi Pulang dengan Rasa Kecewa

7 hours ago 7

Jakarta -

Perselisihan mengenai akses bertemu anak kembali mencuat setelah pihak Ruben Onsu mengungkap pengalaman yang disebut membuat sang presenter merasa kecewa. Menurut kuasa hukumnya, Ruben pernah berusaha hadir untuk bertemu dan mendukung anak-anaknya, tetapi situasi yang terjadi saat itu justru membuatnya merasa tersisih.

Pengacara Ruben, Minola Sebayang, mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika Ruben menghadiri sebuah acara balet yang diikuti oleh anak-anaknya. Namun, menurut Minola, kehadiran Ruben tidak mendapat sambutan yang diharapkannya sebagai seorang ayah.

"Kalau misalnya kemudian Ruben datang, kemudian dikacangin (dicuekin), kan sudah pernah kemarin itu," ujar Minola Sebayang.

Ia kemudian menjelaskan bahwa saat acara berlangsung, Ruben disebut harus menunggu cukup lama hanya untuk bisa berfoto dengan anak-anaknya.


"Waktu ada acara anaknya itu yang balet-balet itu, lo kan sudah pernah disampaikan itu? Ruben mau foto saja harus antre. Tunggu di luar," katanya.

Menurut Minola, Ruben bahkan menunggu di lokasi yang telah ditentukan, tetapi anak-anak justru keluar melalui jalur lain sehingga momen pertemuan yang diharapkan tidak terjadi.

"Ditunggu di sini, dikirain mau lewat sini, ternyata keluarnya lewat pintu lain. Sama yang lain lagi. Jadi jangan, jangan seperti itu," lanjutnya.

Tak hanya itu, Minola juga menyoroti keberadaan pria yang kini dikabarkan dekat dengan Sarwendah, yakni Giorgio Antonio. Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena orang yang tidak memiliki hubungan darah dengan anak-anak justru dianggap lebih leluasa untuk berinteraksi.

"Porsi ayah kandung yang sudah diatur dalam perjanjian tidak dilaksanakan dengan berbagai macam alasan dan berbagai macam argumentasi, tapi orang yang tidak memiliki hubungan darah diberikan keleluasaan," kata Minola.

Menurutnya, kondisi seperti ini berpotensi menciptakan jarak antara anak dan orang tua kandung jika tidak segera diselesaikan dengan baik.

"Yang menjadi masalah kan kalau kemudian orang tua kandung dibenci karena adanya suatu interaksi yang salah, informasi yang salah, dan tidak diberikan waktu untuk saling mendekat akhirnya menjauh," ujarnya.

Minola juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan anak dengan kedua orang tuanya meskipun sudah tidak lagi hidup bersama.

"Makanya ayah terasa orang asing, orang asing terasa ayah. Ini yang harusnya dicegah. Ini yang dicegah, bukan masalah cemburu ini, enggak ada," tambahnya.

Di sisi lain, pihak Sarwendah membantah tudingan yang menyebut kliennya mempersulit Ruben untuk bertemu anak-anak. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, mereka menegaskan bahwa tidak pernah ada larangan bagi Ruben untuk bertemu buah hatinya.

"Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya," kata Chris.

Ia juga mempertanyakan apakah Ruben pernah secara langsung datang ke rumah atau menghubungi Sarwendah untuk meminta waktu bertemu anak.

"Bapaknya pernah datang enggak ke rumah untuk mau minta (ketemu) atau WA kepada (Sarwendah)? Enggak pernah ada," lanjutnya.

Hingga kini, perbedaan pandangan antara kedua belah pihak masih menjadi perhatian publik.

(yoa/and)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |