Jakarta -
Penyanyi dangdut Jelita Bahar kini tengah menikmati kesibukan baru di luar dunia hiburan. Putri pedangdut senior Annisa Bahar itu mulai merintis usaha kuliner dengan menjual risol yang ternyata mendapat sambutan cukup baik dari para pelanggan.
Meski sudah dikenal sebagai penyanyi, Jelita tak ragu terjun langsung mengelola usahanya. Ia bahkan ikut menyiapkan dan menggoreng risol yang dijual setiap hari.
Saat ditanya soal omzet dan keuntungan dari bisnis tersebut, Jelita memilih tidak membeberkan angka secara detail. Namun, ia memastikan usahanya tetap memberikan keuntungan meski belum dalam jumlah yang sangat besar.
"Sebenarnya kalau dagangan itu pasti ada untungnya. Tapi pintar-pintar kita saja mengelolanya. Kalau untungnya besar sih enggak mungkin besar banget lah ya," kata Jelita Bahar saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
"Ya pasti ada untungnya walaupun kecil," lanjutnya.
Menurut Jelita, ide berjualan risol muncul saat bulan Ramadan lalu. Saat itu ia merasa membutuhkan aktivitas baru untuk mengisi waktu luang selama berpuasa.
"Kenapa aku jualan risol? Karena salah satunya mencari kegiatan juga. Karena bulan puasa waktu itu kita bingung mau ngapain. Daripada kalau di rumah doang kan kita ngerasa, 'Oh, masih lapar,' gitu kan. Kalau dibikin aktivitas kan enggak. Jadi buka puasa pun ya lapang," tuturnya.
Tak disangka, usaha yang awalnya hanya untuk mengisi waktu tersebut kini berkembang menjadi kegiatan yang cukup serius. Bahkan, Jelita mengaku sering bertemu pelanggan yang mengenal dirinya sebagai penyanyi dangdut.
Ada kalanya para pembeli meminta foto bersama ketika dirinya sedang sibuk melayani pesanan di dapur.
"Cuma ya kadang ada yang pas aku lagi goreng minta foto. Aduh, aku jadi enggak fokus gorengnya. Sedangkan kalau risol itu kan digorengnya harus benar. Kalau enggak nanti bisa jadi lembek atau kulitnya pecah," ungkap Jelita sambil tertawa.
Saat ini, usaha risol tersebut masih dijalankan bersama satu rekannya. Jelita sengaja belum menambah karyawan karena ingin menekan biaya operasional sambil melihat perkembangan bisnisnya.
"Sebenarnya sih kalau nanti, insyaallah, sudah mulai berkembang pesat, mungkin ada karyawan. Karena untuk saat ini aku cuma berdua saja. Jadi biar meminimalkan budget dulu lah. Kita jalanin dulu berdua," jelasnya.
"Nanti kalau sudah ramai baru kita tambah karyawan," tambah Jelita.
Sebelumnya, Jelita juga mengungkapkan bahwa penjualan risolnya bisa mencapai sekitar 200 hingga 300 buah setiap hari. Angka tersebut menjadi sinyal positif bahwa usaha kuliner yang baru dirintisnya mulai mendapat tempat di hati para pelanggan.
(yoa/dis)
Loading ...

12 hours ago
8
















































