Jakarta -
Nama Dokter Anggi Aprilyani tengah menjadi perhatian publik setelah videonya yang membahas pengalaman saat memasuki sebuah Gereja Katolik di Manchester, Inggris, viral di media sosial. Ucapannya menuai kritik dari berbagai pihak karena dianggap menyinggung prosesi ibadah umat Katolik.
Dokter Anggi Aprilyani dikenal sebagai seorang dokter sekaligus kreator konten kesehatan yang aktif di media sosial. Ia kerap membagikan edukasi mengenai dunia medis, kesehatan, hingga aktivitas sehari-harinya melalui akun TikTok dan platform media sosial lainnya.
Berkat konten-kontennya, ia memiliki jumlah pengikut yang cukup besar dan dikenal dengan gaya penyampaian yang santai.
Dalam video tersebut, ia menceritakan pengalamannya ketika masuk ke sebuah Gereja Katolik yang saat itu sedang menggelar misa.
"Cerita seram kami hari ini di Manchester, jadi kami masuk Gereja ya kan, sok-sokan ya pengen tahu aja. Rupanya dalam gereja lagi ada orang kayak ruqyah gitu ya. Misa atau apa ya beda gitu, aku diam-diam, kok aku mau muntah ya. Ku bilang sama orang ini, kayaknya aku kena ruqyah, nggak bener ini ayo kabur. Kabur muntah-muntah sampai kek lemes gitu badan tapi tadi kayaknya orang itu kesurupan yang di dalam itu," kata Anggi.
Video tersebut kemudian viral dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai pernyataan Dokter Anggi tidak tepat karena menyamakan prosesi misa dengan ritual lain. Kritik pun bermunculan di berbagai platform media sosial.
Merespons polemik tersebut, Dokter Anggi akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui akun TikTok pribadinya. Ia menegaskan tidak memiliki niat menghina ataupun menyudutkan agama tertentu.
Anggi buru-buru membuat video klarifikasinya dengan meminta maaf dan menegaskan bahwa dirinya tak bermaksud untuk menyudutkan agama apapun.
"Karena video saya sebelumnya viral, di sini saya memohon maaf atas kesalahpahaman yang sudah saya perbuat dan di sini saya tidak ada sedikit pun maksud untuk menyudutkan agama apa pun," tegas Anggi.
Ia juga menjelaskan bahwa video tersebut hanya berisi pengalaman pribadi saat berkunjung ke gereja dan mengakui bahwa pilihan kata yang digunakannya telah menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Hingga kini, video tersebut masih menjadi perbincangan luas di media sosial.
(dis/dis)
Loading ...

5 hours ago
2
















































