Sutradara Palestina Diculik Israel, Mark Ruffalo Kesal Hollywood Cuma Bisa Diam (Foto: Richard Shotwell/Invision/AP)
Jakarta, Insertlive -
Mark Ruffalo bersuara soal sutradara asal Palestina, Hamdan Ballal, yang sempat hilang karena diserang dan ditangkap Israel. Ruffalo mengkritik Hollywood yang memilih bungkam.
Aktor kawakan tersebut mendesak para pembuat film dan anggota The Academy ikut bersuara. Sebab, Ballal merupakan salah satu sutradara yang baru memenangkan Piala Oscar 2025 lewat film dokumenter No Other Land.
"Setiap pembuat film dan anggota The Academy harus bertindak bersama untuk protes. Di mana pun kalian berpihak dalam masalah ini, ini adalah serangan terhadap seni pembuatan film yang tercinta," ungkap Mark Ruffalo di kolom komentar unggahan media sosial @indiewire.
"Hamdan Ballal adalah tahanan politik dan ini adalah insiden internasional serta pelanggaran hak asasi manusia," lanjutnya.
Mark Ruffalo kemudian menyayangkan sikap orang-orang yang tidak kaget melihat serangan Israel maupun tentara IDF yang semena-mena terhadap Ballal atau penduduk Palestina lainnya.
"Banyak dari kita tidak terkejut dengan aksi para pemukim tak taat hukum dan IDF pada saat ini," ujar Ruffalo.
"Membunuh jurnalis dan menculik pembuat film bukanlah kecelakaan, tetapi desain yang memang dibuat untuk memberantas orang-orang dan budaya mereka," lanjutnya.
Polisi Israel mengakui telah menahan sutradara Palestina peraih Oscar, Hamdan Ballal di Tepi Barat, setelah ditangkap pada Senin (24/3) lalu. Sang sutradara kini telah dibebaskan.
(yoa/fik)
Tonton juga video berikut: