Jakarta -
Tokoh legendaris asal Amerika, Warren Buffet, telah dikenal luas sebagai investor tersukses di dunia. Kekayaannya dibangun melalui strategi yang sangat jeli dan bijak karena mampu memanfaatkan momentum untuk mengoleksi saham saat harga sedang turun.
Di samping kekayaannya itu, sang "Oracle of Ohama" ini juga kerap membagikan pandangannya terkait kebiasaan finansial yang justru terbilang sederhana. Hal itulah yang menjadi salah satu penopang keberhasilannya hingga saat ini.
Ia juga menyoroti sejumlah kebiasaan tertentu yang tanpa disadari dapat membuat seseorang terjebak dalam situasi keuangan yang sulit atau bahkan jatuh miskin dengan cepat. Melansir dari Yahoo Finance, berikut deretan kebiasaan finansial yang menurut Buffett harus dihindari agar kondisi keuangan tetap terjaga.
1. Mengabaikan Investasi Diri Sendiri
Warren Buffett menekankan bahwa investasi yang paling penting adalah kualitas diri sendiri. Ia percaya bahwa ilmu pengetahuan akan memberikan keuntungan besar di masa depan, layaknya sistem bunga dalam dunia keuangan.
Itulah sebabnya Buffett menghabiskan 80 persen waktunya untuk membaca buku dan menyarankan setiap orang untuk membaca setidaknya 500 halaman setiap harinya.
2. Sering Mengutang dengan Kartu Kredit
Warren Buffett juga sangat menghindari utang kartu kredit karena akumulasi bunganya dianggap bisa membebani keuangan. Ia lebih memilih bertransaksi menggunakan uang tunai secara langsung meski memiliki kartu kredit sejak puluhan tahun lalu. Baginya, menghindari bunga utang adalah langkah sederhana yang sangat efektif untuk menjaga kekayaan tetap utuh.
3. Mementingkan Kualitas daripada Kuantitas
Dalam salah satu suratnya kepada pemegang saham Berkshire Hathaway pada tahun 1989, Buffet pernah menuliskan bahwa lebih baik membeli perusahaan bagus dengan harga wajar daripada perusahaan biasa dengan harga yang sangat murah.
Meski konteksnya tentang strategi bisnis, prinsip ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari agar kita tidak mudah tergiur dengan barang murah, tetapi kualitasnya tidak bagus karena rentan rusak dan menambah pengeluaran di masa depan.
4. Belanja Hal yang Tidak Penting
Warren Buffett sama sekali tidak peduli dengan tren teknologi terbaru atau label barang mewah. Sebagai bukti, ia tetap setia menggunakan ponsel lipat seharga 20 dollar selama bertahun-tahun sebelum akhirnya beralih ke iPhone pada tahun 2020.
Salah satu sarannya adalah jangan menabung dari sisa uang belanja, tetapi belanjalah menggunakan sisa uang yang sudah ditabung.
5. Membeli Mobil Baru
Mobil adalah aset yang nilainya mudah menyusut. Menurut Kelley Blue Book, sebagian besar kendaraan mengalami penurunan nilai sebesar 20% pada tahun pertama.
Fakta ini membuat Buffet sangat jarang membeli mobil baru. Ia pun lebih memilih kendaraan bekas dengan harga yang jauh lebih murah.
6. Belanja Tanpa Diskon
Meskipun berstatus miliarder, Warren Buffett tetap gemar berburu diskon. Kebiasaan ini terlihat saat ia mentraktir Bill Gates di restoran cepat saji dengan menggunakan kupon diskon untuk membayar pesanan mereka.
Momen ini menunjukkan bahwa ia sangat menghargai nilai uang dengan memanfaatkan setiap peluang penghematan demi menjaga stabilitas tabungannya.
7. Terlalu Sering Makan Di Luar
Warren Buffett dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana, termasuk dalam pola makan. Ia tidak suka menghabiskan uang untuk makan di luar secara berlebihan.
Dalam biografinya, ia mengungkapkan lebih suka memakan menu yang sama berulang kali. Bahkan, ia bisa sarapan dengan roti lapis daging yang sama selama 50 hari berturut-turut. Baginya, konsistensi dalam hal sederhana seperti pola makan adalah cara efektif untuk menekan pengeluaran.
8. Menyia-nyiakan Kesempatan
Sejak muda, Warren Buffett tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah penghasilan melalui berbagai pekerjaan sampingan. Ia diketahui pernah menjadi pengantar koran, penjual bola golf bekas, hingga tukang poles mobil demi mengumpulkan dana.
Buffett tidak hanya mencari peluang tersebut, tetapi juga berani menciptakan peluang baru saat ia tidak menemukannya. Kegigihan ini menunjukkan bahwa kesuksesan finansial dimulai dari kemauan untuk bekerja keras dan jeli melihat potensi di sekitar.
9. Berjudi
Warren Buffett sangat menentang keras judi, bahkan menyebutnya sebagai sesuatu yang menjijikkan. Menurutnya, judi hanyalah bentuk "pajak atas ketidaktahuan" karena peluang menangnya sangat kecil dan justru merugikan masyarakat. Jika memiliki uang lebih, sebaiknya kelola dengan bijak daripada menghamburkannya untuk taruhan yang tidak pasti.
10. Hidup Di Luar Kemampuan
Hidup di luar kemampuan finansial adalah kesalahan terbesar dalam mengelola keuangan. Buffet menyarankan kepada siapa pun untuk mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum berbelanja, apakah barang tersebut memang dibutuhkan atau sekadar keinginan sesaat.
Ia juga memperingatkan agar tidak menyamakan antara biaya hidup dengan standar hidup. Gaya hidup mewah yang dipaksakan hanya akan menjadi beban yang menjauhkan seseorang dari kebahagiaan.
(Astrid Riyani/kpr)
Loading ...

3 hours ago
2
















































