Daftar 22 Kopi dan Suplemen, BPOM Sebut Bisa Bikin Ginjal Rusak

4 days ago 32

Badan Pengawas Oabt dan Makanan atau BPOM menemukan 22 merek kopi dan Obat Bahan Alam (OBA) berbahaya yang dijual bebas di pasaran.

Barang-barang itu langsung ditindak karena terbukti mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Produk itu mulai dari suplemen, obat pegal linu, madu hingga kopi.

Jika sering dikonsumsi bisa memicu sakit stroke, kerusakan ginjal, pendarahan pada lambung hingga kematian mendadak. Penemuan ini adalah hasil pengawasan BPOM pada periode Maret 2026.

Dari total 22 produk, ada 10 barang yang sudah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) dan 12 lainnya tidak memiliki izin edar atau menggunakan nomor izin fiktif.


Taruna Ikrar Kepala BPOM menyebut produk-produk itu diproduksi oleh pihak yang teridentifikasi secara resmi memakai identitas produsen palsu untuk mengelabui masyarakat.

"Produk-produk ilegal ini diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen," kata Taruna dalam laporan detikcom.

BPOM menambahkan ada 13 merek produk stamina pria yang mengandung zat kimia obat seperti sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol hingga metik testosteron.

Sildenafilm dan tadalafil adalah obat keras yang biasa digunakan untuk disfungsi eraksi. Produk dengan kandungan itu harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter dan tidak boleh sembarangan dikonsumsi karena dapat menyebabkan gangguan jantung, stroke bahkan kematian mendadak.

Enam produk pegal linu juga ditemukan mengandung deksametason, natrium diklofenak, asam mefenamat, prednisolon hingga kafein.

"Penggunaan deksametason, prednisolon, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara tidak terkontrol dapat memicu kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga efek moon face akibat gangguan hormon," jelas BPOM.

Ada juga produk penggemuk badan yang mengandung siproheptadin dan produk pereda gatal yang mengandung klorfeniramin maleat, kafein dan mikonazol. Pengonsumsian zat-zat itu dalam jangka panjang tanpa pengawasan dapat meningkatkan risiko kantuk berat, gangguan metabolisme, hingga kerusakan fungsi hati.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |