Jakarta -
Denny Sumargo akhirnya buka suara usai sang istri, Olivia Sumargo, ikut terseret komentar soal isu politik dan kondisi rupiah yang sedang melemah terhadap dolar AS.
Respons keras itu muncul setelah sebuah komentar warganet dianggap menggiring opini seolah dirinya dan Olivia merupakan pendukung pasangan 02.
Awalnya, Olivia mengunggah pertanyaan santai di media sosial soal kondisi ekonomi yang sedang ramai dibahas publik.
"Gaes dengan usd naik dan rupiah melemah, pada jual usd nya atau malah beli krn mikir akan naik terus?" tulis Olivia Sumargo.
Unggahan tersebut kemudian memancing berbagai komentar. Salah satunya datang dari akun Meriska Bunga yang menyinggung dukungan politik.
"Pegang rupiahnya kak. Beli obligasi. Support pemerintah yg km bela dulu itu," komentar Meriska Bunga.
Komentar itu rupanya membuat Denny Sumargo geram. Aktor sekaligus podcaster yang akrab disapa Densu tersebut menegaskan masih bisa menerima kritik maupun ketidaksukaan publik selama berada dalam batas wajar.
Namun, ia tidak tinggal diam ketika keluarganya ikut diseret dengan narasi yang menurutnya tidak benar.
"Mau dibilang gw baper,, gw emosian,. Ga suka ama gw,, pdocast gw,, ama keluarga gw.. dll selama itu dalam koridor pov emosional atau like dan dislike,, itu hak tiap orang untuk berpendapat.. tapi akun akun yg menebar dan mengprovokasi orang lain apalagi bawa bawa istri gw. Maaf🙏🏻 gw pasti keras!" tulis Denny Sumargo.
Densu lalu menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga sang istri. Ia merasa perlu meluruskan tudingan yang berkembang di media sosial.
"Istri gw dititip alm papanya ke gw,, buat gw itu sakral dan amanah,, kalau istri gw salah,, gw pasti tegur dan tdk akan gw bela,, tapi istri gw dan gw sendiri tdk pernah jadi bagian pendukung 02,, apalagi menerima uang dari situ ataupun proyek dan segala bentuk kemudahan," ujar Densu.
Tak berhenti sampai situ, mantan pebasket nasional itu juga mengingatkan bahaya framing dan penyebaran hoaks di media sosial. Menurutnya, kebencian yang dipicu informasi palsu bisa berdampak serius.
"Mau kalian jadi pendukung 02 ataupun tidak suka, itu adalah hak berdemokrasi,, tapi jangan mengframing hoax.. itu tindakan sangat keji dan mungkin terkesan sepele,, tapi dampaknya sangat besar,, kalau ada orang percaya dan sebegitu bencinya dia pada salah satu pendukung tersebut,, Orang itu akan sangat mungkin bisa mengambil langkah kriminal ke depan hari," kata Densu.
Meski marah, Denny menegaskan dirinya tidak berniat menggiring pengikutnya untuk menyerang pihak yang bersangkutan. Ia justru mengapresiasi sikap Meriska yang akhirnya meminta maaf secara terbuka.
"Gw bukan up ini bukan mau suruh menyerang,, mbak Meriska sangat gentle,, dan gw dan istri pasti memaafkan. Tapi gw hanya ingin mengingatkan,, Demokrasi memberi kita hak untuk bicara, bukan hak untuk memfitnah. suara boleh keras, tapi hati dan kepala tetap harus waras. Dan jangan sok keras ma gw,, hidup gw juga udah sangat keras dari gw masih di dalam kandungan ibu gw!" ungkap Densu.
Tak lama setelah polemik itu viral, Meriska Bunga akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada Olivia dan Denny Sumargo.
"Untuk kak @oliviasumargo @sumargodenny Saya minta maaf atas kalimat "pemerintah yg km bela itu' tidak sesuai kenyataan. Saya hanya melihat bukti dari postingan partai Gerindra yg membuat framing, kak Olivia adalah pendukung 02 untuk bahan mengeruk suara. Karena itu, saya jadi salah berasumsi dan mengucapkan kalimat tersebut. Sekali lagi saya minta maaf," tulis Meriska Bunga.
(ikh/ikh)
Loading ...

4 hours ago
3
















































