HYBE, SM, YG, dan JYP Dikabarkan Bersatu Garap Festival K-Pop Global Setara Coachella

4 hours ago 3

Jakarta -

Industri hiburan Korea Selatan dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Empat agensi raksasa K-Pop, yakni HYBE, SM Entertainment, YG Entertainment, dan JYP Entertainment, disebut sedang membahas kerja sama untuk membentuk festival musik global berskala besar yang digadang-gadang setara dengan Coachella.

Jika terwujud, proyek ini akan menjadi momen langka karena keempat perusahaan tersebut selama ini dikenal sebagai pemain utama sekaligus rival terbesar di industri K-Pop. Namun, kali ini mereka disebut memilih duduk bersama demi membawa pengaruh K-Pop ke level yang lebih luas di pasar internasional.

Proyek Bernama 'Fanomenon'

Festival tersebut kabarnya akan berjalan di bawah proyek bernama "Fanomenon" yang diambil dari gabungan dari "fan" dan "phenomenon". Nama ini dipilih untuk menggambarkan kekuatan fandom K-Pop yang selama ini menjadi motor utama kesuksesan industri musik Korea di dunia.

Menurut laporan Business Post yang terbit pada Kamis (16/4/2026), proyek ini sudah memasuki tahap awal. Salah satu langkah yang disebut tengah dilakukan adalah pengajuan dokumen bisnis dan proses administratif ke Fair Trade Commission (FTC) Korea Selatan.


FTC sendiri merupakan lembaga yang menangani pengawasan persaingan usaha dan merger perusahaan di Korea. Karena melibatkan perusahaan besar, kerja sama ini memang membutuhkan kajian regulasi yang cukup ketat.

Pada Kamis (16/4), empat agensi tersebut menyampaikan bahwa mereka memang sedang mendiskusikan model kerja sama antara sektor swasta dan pemerintah melalui Komite Pertukaran Budaya Populer.

Mereka menjelaskan bahwa dalam tahap implementasi sektor swasta, empat perusahaan dari subkomite musik sedang mempersiapkan pendirian perusahaan baru yang akan fokus mempromosikan acara Fanomenon.

"Upaya pendirian joint venture ini sedang dibahas sebagai model kerja sama untuk memperluas potensi budaya K-Pop di pasar global. Saat ini masih dalam tahap peninjauan kemungkinan kerja sama serta prosedur yang diperlukan," demikian isi pernyataan tersebut.

Meski begitu, seluruh pihak menegaskan belum ada keputusan final terkait detail bisnis maupun sistem operasional festival tersebut.

Nama Park Jin Young atau J.Y. Park disebut menjadi sosok penting di balik proyek ambisius ini. Pendiri JYP Entertainment itu saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komisi Kepresidenan Pertukaran Budaya Populer Korea Selatan.

Sebelumnya, pada peluncuran komite tersebut Oktober lalu, Park Jin Young sudah mengungkap keinginannya membuat festival global yang mampu melampaui ajang musik besar dunia.

Ia menyebut festival Fanomenon direncanakan digelar setiap Desember di Korea Selatan mulai tahun 2027. Setelah itu, acara tersebut akan dibawa tur ke kota-kota besar dunia mulai Mei 2028.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian publik karena targetnya bukan main-main, yakni menjadikan festival K-Pop setara dengan Coachella Valley Music and Arts Festival di Amerika Serikat.

(stg)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |