Ini Peran Penting Oki Setiana Dewi di Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry

1 hour ago 1

Jakarta -

Publik belum lama ini dibuat heboh usai Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis. Sejauh ini, sudah ada lima korban yang melaporkan tokoh agama tersebut.

Lima korban tersebut merupakan santri penghafal Al-Qur'an, membuat kasus ini semakin menuai sorotan publik. Ustaz Abi Makki selaku perwakilan para korban mengungkapkan bahwa kasus ini pertama kali terungkap pada tahun 2021 silam.

Namun, masalah yang dikira sudah selesai justru berlanjut hingga tahun 2025. Publik dibuat terkejut karena Oki Setiana Dewi menjadi sosok yang membongkar kembali kasus pelecehan Syekh Ahmad Al Misry.

"Awak diketahui khususnya pribadi itu tahun 2021, dari almarhum Kang Rashid," ungkap Ustaz Abi Makki dalam jumpa pers yang digelar di kawasan Cipete Utara, Jakarta Selatan pada Kamis (16/4).


Sang ustaz mengungkapkan bahwa pihak rekan sejawat sempat meminta klarifikasi kepada Syekh Ahmad Al Misry. Ulama itu pun menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi tindakannya.

"Pelaku ini ataupun SAM ini, dengan menyatakan minta maaf dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," jelas Ustaz Abi Makki.

Kasus ini pun dianggap selesai secara internal dan sempat meredup selama beberapa tahun. Namun, fakta baru justru terungkap di tahun 2025 saat Oki Setiana Dewi mewawancarai salah satu korban ketika berada di Mesir.

Kakak Ria Ricis itu pun terkejut mendengar pengakuan korban yang menyebut aksi bejat itu masih berlanjut. Setelah mendengar kesaksksian itu, Oki Setiana Dewi langsung menghubungi rekan ustaz lain termasuk Abi Makki.

"Ustazah Oki ini wawancara dengan salah satu korban. Ustazah Oki itu langsung sampaikan ke kami, simpel jawabannya, 'Abi Makki, ternyata dia belum sembuh'," beber Ustaz Abi Makki.

Fakta baru ini langsung memicu para tokoh agama untuk kembali mengumpulkan bukti soal kasus pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan Syekh Ahmad Al Misry.

Ustaz Abi Makki mengungkapkan bahwa mereka membentuk grup khusus untuk menyatukan potongan informasi dari para korban lain. Sejauh ini, ada lima korban yang akhirnya memberanikan diri untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

Laporan pun telah disampaikan ke Bareskrim Polri pada November 2025 dan kini memasuki tahap penyidikan. Sementara Syekh Ahmad Al Misry saat ini diketahui berada di Mesir. Pihak korban berharap ada kerja sama antara penyidik dan Interpol untuk bisa membawa terlapor ke Indonesia agar bisa diadili.

(asw/and)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |