Jakarta -
Hari Raya Iduladha 2026 menjadi momen penuh berkah yang sangat dinantikan oleh umat Muslim untuk melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Selain berfokus pada pemilihan hewan kurban terbaik, hal lain yang tidak boleh luput dari perhatian panitia maupun masyarakat adalah kesiapan alat-alat penyembelihan hewan kurban.
Alat-alat ini sangat penting agar proses kurban berjalan lancar dan sesuai dengan syariat Islam. Dengan persiapan yang matang ini, panitia kurban dapat meminimalisir kendala di lapangan sehingga proses penyembelihan sampai pembagian daging pun bisa selesai tepat waktu.
Agar momen Iduladha 2026 kali ini berjalan dengan lancar, simak daftar alat kurban yang wajib ada saat penyembelihan berikut ini!
1. Pisau atau Alat Penyembelih yang Tajam
Alat utama yang wajib ada saat kurban tentunya adalah pisau serta seperangkat alat pemotong lainnya yang tajam. Alat pemotong ini termasuk pisau-pisau kecil untuk menguliti kulit hewan kurban dan memotong dagingnya.
Pastikan semua bilah pisau tersebut sudah diasah sampai benar-benar tajam. Pisau yang tajam akan membuat proses penyembelihan berjalan lebih cepat sehingga hewan kurban tidak merasa kesakitan terlalu lama.
2. Tali Tambang yang Kuat
Tali tambang yang tebal dan kuat sangat dibutuhkan untuk mengikat kaki hewan dan membantu merebahkannya ke tanah sebelum disembelih. Sebaiknya, gunakan tali tambang yang masih baru atau kondisinya sangat kokoh.
Hal ini penting untuk mengantisipasi jika ada hewan kurban yang stres atau mengamuk sehingga keselamatan panitia di lokasi tetap aman.
3. Tiang atau Alat Penyangga Gantung
Setelah hewan kurban disembelih, tubuhnya sebaiknya segera digantung secara terbalik pada tiang penyangga. Alat gantung atau katrol ini sangat penting untuk membantu mengeluarkan sisa darah hewan secara maksimal agar dagingnya lebih bersih, sehat, dan tidak cepat busuk. Selain itu, posisi menggantung ini juga sangat memudahkan panitia saat menguliti dan memotong bagian daging yang besar.
4. Terpal Plastik sebagai Alas
Daging kurban harus dijaga kebersihannya dari kotoran, tanah, dan debu. Oleh karena itu, area tempat mencacah daging wajib dilapisi dengan terpal plastik yang bersih. Dengan adanya alas terpal yang luas, daging yang sudah dipotong-potong tidak akan langsung menyentuh tanah sehingga tetap higienis saat dibagikan.
5. Talenan Kayu
Memotong bagian tubuh hewan kurban yang bertulang keras tentunya membutuhkan tenaga ekstra. Maka dari itu, panitia harus menyiapkan beberapa talenan kayu yang kuat dan tebal agar tidak mudah rusak ketika memotong daging. Hindari menggunakan talenan plastik yang tipis karena serpihannya bisa saja tidak sengaja menempel pada daging.
6. Timbangan Daging
Agar pembagian daging kurban adil dan tidak ada warga yang merasa kekurangan, keberadaan timbangan sangatlah wajib. Timbangan ini digunakan untuk menakar berat daging secara rata untuk setiap orang sebelum dimasukkan ke dalam wadah atau kantong pembungkus.
Pastikan timbangan yang digunakan dalam kondisi baik dan akurat agar angka yang ditunjukkan selalu konsisten.
7. Kantong Pembungkus Daging
Setelah daging ditimbang, tentunya perlu wadah untuk dibagikan ke warga sekitar. Maka dari itu, panitia juga perlu menyiapkan kantong plastik atau alternatif lain yang lebih ramah lingkungan seperti besek bambu. Kemudian, wadah ditutup atau diikat dengan kuat agar daging kurban aman dan tidak tercecer saat dibawa pulang.
(Astrid Riyani/kpr)
Loading ...

10 hours ago
10
















































