Jakarta -
Selebgram Keanu AGL resmi menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus dugaan penipuan perjalanan Hanania Group pada Senin (8/6). Keanu menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi.
Kepada awak media, Keanu mengungkapkan rasa prihatin atas kerugian yang dialami para jemaah umrah Hanania Group yang batal berangkat. Ia juga berharap para jemaah bisa kembali mendapatkan hak mereka.
"Saya mau mengucapkan bahwa saya turut prihatin terhadap jemaah yang gagal berangkat. Saya berharap agar jemaah sekalian bisa mendapatkan haknya kembali," kata Keanu.
"Saya sangat mendukung tindakan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan saya akan berlaku kooperatif dalam proses hukum yang berjalan," sambungnya.
Selain menyampaikan simpati terhadap korban, Keanu juga menegaskan bahwa dirinya tak menerima bayaran endorse dari Hanania Group. Ia mengaku hanya menjalin kerja sama dengan sistem barter.
Keanu menyebut dirinya mendapatkan 25 pertanyaan dari penyidik yang sebagian besar berkaitan dengan awal perkenalannya dengan pihak Hanania, bentuk kerja sama yang dijalani, hingga dugaan aliran data endorse yang diterima selebgram itu.
"Saya jelaskan di dalam bahwa saya dalam kerja sama dengan Hanania itu nggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter, jadi mereka berangkatkan aku, aku promosikan testimoni aku, pengalaman aku selama di sana," jelas Keanu.
Maka untuk memperkuat pernyataan tersebut, Keanu mengaku telah menyerahkan bukti berupa rekening koran kepada penyidik yang berisi transaksi keuangan selama satu bulan sebelum keberangkatan, saat berangkat umrah, hingga setelah kembali ke Indonesia.
Keanu juga membeberkan bahwa dirinya pertama kali bertemu dengan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan Rahman saat berada di Bali pada Mei 2024. Setelah beberapa kali berkomunikasi, keduanya pun sepakat menjalin kerja sama di bulan yang sama.
Kontrak kerja tersebut hanya berlaku untuk satu perjalanan umrah dan bukan sebagai brand ambassador atau kerja sama jangka panjang.
"Selama perjalanan aja. Jadi itu cuma pekerjaan kontrak untuk satu perjalanan umrahnya. Aku bukan BA, bukan ada priode waktu tertentu," jelas Keanu.
Keanu pun mengaku terkejut saat mengetahui bahwa Hanania kini terseret dalam kasus dugaan penipuan. Saat menjalin kerja sama dua tahun lalu, Keanu mengaku telah melakukan riset dan menemukan bahwa Hanania Group beroperasi secara legal dengan reputasi baik.
"Saya melakukan riset yang cukup baik terhadap perusahaan Hanania ini. Saya tidak menemukan celah untuk melihat dia akan melakukan penipuan atau apa pun yang akan merugikan jemaah," pungkas Keanu.
Hanania Group sendiri sebelumnya telah dilaporkan ratusan jemaah umrah ke polisi karena mereka gagal berangkat kendati telah membayar biaya perjalanan.
Polisi pun telah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, termasuk memanggil sejumlah figur publik yang pernah mempromosikan Hanania Group guna menelusuri aliran dana dan bentuk kerja sama yang dilakukan.
(asw/dia)
Loading ...

6 hours ago
10















































