Jakarta -
Kabar batalnya Tyo Nugros tampil bersama Dewa 19 di Malaysia sempat membuat banyak penggemar penasaran. Drummer yang sudah lama menjadi bagian dari perjalanan musik Dewa 19 itu tiba-tiba tidak bisa berangkat ke Kuala Lumpur hanya beberapa jam sebelum konser digelar.
Kini, alasan di balik pencegahan keberangkatannya akhirnya mulai terungkap.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa pencekalan terhadap Tyo berkaitan dengan proses penyelesaian piutang negara yang melibatkan sebuah badan usaha yang terafiliasi dengannya.
Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat DJKN, Adi Wibowo, mengatakan bahwa persoalan tersebut sebenarnya sudah berlangsung cukup lama dan masih dalam tahap penyelesaian.
"Jadi yang sedang ditangani adalah proses penyelesaian piutang negara yang terkait dengan suatu badan usaha tertentu dan ini telah berlangsung dalam cukup lama," kata Adi dilansir dari detikcom, Sabtu (13/6).
Ia menambahkan bahwa langkah pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan sebagai bagian dari mekanisme hukum yang berlaku.
"Jadi tindakan tersebut merupakan bagian dari proses pengurusan piutang negara yang sudah berlangsung cukup lama dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," lanjutnya.
Meski demikian, DJKN tidak menjelaskan secara rinci perusahaan mana yang dimaksud maupun besaran kewajiban yang masih harus diselesaikan.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi juga telah memberikan penjelasan terkait insiden yang dialami Tyo Nugros di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Hendarsam Marantoko, pencegahan keberangkatan dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I.
"Pencegahan keberangkatan dilakukan atas permintaan KPKNL Jakarta I dengan alasan ada kewajiban dari yang bersangkutan kepada negara yang cukup besar dan belum diselesaikan, serta yang bersangkutan tidak menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikannya," ujar Hendarsam.
Saat proses pemeriksaan imigrasi berlangsung, petugas menemukan status cegah-tangkal yang masih aktif atas nama Tyo dalam sistem.
"Nama Tyo masuk dalam daftar cegah-tangkal yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM)," jelasnya.
Tak hanya dicegah bepergian ke luar negeri, paspor Tyo juga masih ditahan pihak Imigrasi hingga urusan tersebut selesai.
Di sisi lain, Tyo Nugros mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Dalam video yang diputar saat konser Dewa 19 di Malaysia dan kemudian beredar luas di media sosial, ia menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar karena tidak bisa hadir.
"Saya meminta maaf saya belum bisa hadir di konser Dewa 19 di Malaysia yang diselenggarakan hari ini, Sabtu tanggal 6 Juni 2026, di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur," kata Tyo.
Ia menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta sehari sebelumnya dan siap berangkat bersama rombongan.
"Kemarin hari Jumat tanggal 5 Juni 2026 saya sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta."
Namun saat menjalani pemeriksaan imigrasi, ia mendapat informasi bahwa dirinya tidak diperbolehkan meninggalkan Indonesia.
"Namun pada saat berada di proses imigrasi, saya tidak diperkenankan berangkat karena mendapat pencekalan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1) atas permasalahan yang tidak saya ketahui sama sekali."
Tyo juga mengungkapkan bahwa hingga saat itu dirinya dan keluarga masih berusaha mencari tahu duduk perkara yang menyebabkan namanya masuk dalam daftar pencegahan.
"Sampai dengan pernyataan ini saya keluarkan, saya beserta keluarga masih berupaya mencari segala informasi yang terkait dengan permasalahan ini."
"Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan terima kasih semua pihak yang terlibat di acara ini."
Meski tanpa kehadiran Tyo Nugros, konser Dewa 19 bertajuk Cintaku Tertinggal di Kuala Lumpur tetap berlangsung sesuai jadwal. Untuk mengisi posisi drum, Dewa 19 menunjuk Al Ghazali sebagai pengganti sementara.
Kejadian ini pun langsung menjadi sorotan publik dan memunculkan banyak spekulasi di media sosial. Hingga kini, proses penyelesaian persoalan yang membuat Tyo dicegah ke luar negeri masih terus berjalan, sementara pihak musisi tersebut masih mencari kejelasan terkait kasus yang menimpanya.
(yoa/yoa)
Loading ...

3 hours ago
5















































