Jakarta -
Park Bom 2NE1 baru-baru ini membuat publik heboh usai mengunggah surat berisi pengakuannya soal kontroversi penyalahgunaan obat yang menyeret namanya beberapa tahun lalu.
Lewat unggahan pada Selasa (3/3) di Instagram, Park Bom juga menyeret nama rekan satu grupnya, Sandara Park.
Bom menyebut bahwa Sandara Park telah menyalahgunakan obat-obatan terlarang. Namun untuk menutupi skandal itu, ia menyebut Sandara telah membuatnya menjadi pecandu narkoba.
"Sandara Park ketahuan menggunakan narkoba, dan untuk menutupi itu, dia membuatku menjadi seorang pecandu," tulis Park Bom pada surat itu.
Surat ini kemudian langsung menuai kehebohan di kalangan publik Korea Selatan. Park Bom kemudian juga menuai kritikan keras dari berbagai pihak karena dinilai telah melemparkan tudingan tak berdasar.
Meski unggahan tersebut telah dihapus, spekulasi soal penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh Sandara Park terus meluas di kalangan publik.
Pada Rabu (4/3), Sandara Park akhirnya buka suara lewat unggahan singkat di story Instagram pribadinya. Ia dengan tegas membantah dirinya telah menggunakan narkoba seperti yang dituduhkan oleh Park Bom.
"Aku tidak pernah menggunakan narkoba. Aku harap dia dalam keadaan baik," tulis Sandara Park dalam bahasa Korea dan Inggris.
Singkat tanpa ada penjelasan lebih lanjut, publik mulai bertanya-tanya soal kebenaran skandal ini. Pasalnya, Park Bom memang benar sempat terseret dalam kasus dugaan penggunaan narkoba pada tahun 2014 silam.
Kala itu, Park Bom diduga menyelundupkan obat jenis Adderall sebanyak 80 tablet lewat pengiriman internasional dari Amerika Serikat. Belakangan diketahui bahwa Adderall merupakan obat yang dibutuhkan sang idol untuk gangguan psikologis yang ia alami.
Sejak mengunggah tudingan terhadap Sandara Park, Park Bom hingga kini memilih bungkam. Sementara surat tersebut diketahui tak hanya menyinggung Sandara Park, tetapi juga personel 2NE1 lain yakni CL dan Minzy.
(asw/fik)
Loading ...

2 hours ago
1
















































