Jakarta -
Bulan suci Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri, termasuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.
Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah pada waktu ini adalah salat taubat. Salat ini menjadi sarana bagi setiap Muslim untuk membersihkan hati, menyesali kesalahan, dan berjanji untuk tidak mengulangi dosa.
Menunaikan salat taubat memiliki adab dan tata cara khusus yang perlu diperhatikan agar sah dan diterima.
Waktu Salat Taubat
Salat taubat dapat dilaksanakan kapan saja. Namun, waktu yang paling dianjurkan adalah pada sepertiga malam atau waktu tahajud untuk menambah kekhusyukan dan kemustajaban doa.
Niat Salat Taubat
Mulailah salat taubat dengan membaca niat: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aala.
Bacaan Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat menunaikan sholat sunnah taubat sebanyak dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Salat Taubat
- Berwudhu dengan sempurna.
- Berniat di dalam hati.
- Takbiratul Ihram.
- Membaca Doa Iftitah, Surah Al-Fatihah, dan surat pendek (diutamakan
Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua). - Rukuk dengan tuma'ninah.
- I'tidal dengan tuma'ninah.
- Sujud pertama dengan tuma'ninah.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua. Disunnahkan memperlama sujud dan mengakui dosa dalam hati.
- Bangun untuk rakaat kedua dan ulangi langkah 4-9.
- Tahiyat akhir.
- Salam.
- Membaca istighfar dan doa.
- Doa Setelah Salat Taubat
1. Istighfar (Dibaca 100 kali atau lebih)
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لاَ اِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ
Arab-Latin: Astaghfirullahal 'adziim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."
2. Doa Taubat Nasuha
أَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Arab-Latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa-innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi janjiku dan ikatan perjanjian dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."
3. Doa Nabi Adam AS
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Robbana dholamna Anfusana wa inlam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakunanna minal khosirin.
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi."
(KHS/KHS)
Loading ...

4 hours ago
5
















































