Jakarta -
Ci Mehong akhirnya buka suara soal kondisi rumah tangganya yang disebut sudah retak sejak Mei 2025.
Dalam keterangannya di kawasan Trans TV pada (24/2), ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk menggugat cerai sebenarnya sudah dipikirkan sejak tahun lalu.
Ia mengaku sejak Mei 2025 dirinya dan sang suami sudah tidak lagi berkomunikasi secara normal, bahkan pisah kamar meski masih tinggal dalam satu rumah.
"Keputusan untuk gugat cerai suami dari bulan Mei 2025, udah nggak ngomong, nggak berikan duit," ujarnya.
Menurutnya, puncak persoalan terjadi pada 29 Januari 2026. Ia menyebut sang suami kembali meminjam uang kepada orang lain meski sudah diperingatkan sebelumnya.
"Tapi puncaknya itu pas dia masih minjem, saya udah ingatkan kalau saya akan gugat cerai kamu kalau kamu masih minjem duit orang. Tanggal 29 Januari kemarin itu puncaknya," katanya.
Ia mengungkapkan bahwa kebiasaan meminjam uang tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak 2023. Nominalnya memang tidak terlalu besar, tetapi dilakukan berulang kali.
"Nominal minjemnya nggak banyak tapi sering, 5 juta, 7,5 juta tapi setiap ada kesempatan dan bawa-bawa nama Tuhan karena dia seorang pendeta," ungkapnya.
Hal yang membuatnya semakin kecewa, menurut Ci Mehong, sang suami meminjam uang dengan alasan untuk makan karena dirinya tidak memberi nafkah.
"Dia minjem duit menjelekkan saya, dia minjem duit ke orang untuk makan karena katanya saya ga ngasih makan," tuturnya.
Ci Mehong menjelaskan bahwa suaminya sempat bekerja sebelum menikah dengannya, namun berhenti dan menerima pesangon. Ia juga menyebut suaminya pernah mengatakan kepada orang lain bahwa ia tidak bekerja karena ingin membantu usaha bersama.
"Dia ngasih tau ke orang-orang kalau dia ga kerja karena mau bantu saya, mau usaha bersama padahal dia dipecat," katanya.
Ia mengakui suaminya memang sempat membantu usaha, tetapi setelah uangnya habis, sang suami kembali bekerja hanya sekitar dua tahun sebelum akhirnya kembali menganggur.
"Nggak pernah kasih nafkah, saya yang kasih dengan alasan usahanya usaha bersama," jelasnya.
Ci Mehong juga menyinggung soal dua anak suaminya dari pernikahan sebelumnya yang kini berusia 27 dan 29 tahun. Ia menduga kebiasaan meminjam uang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak tersebut.
"Saya sebenarnya kasian juga sama suami, dia nggak selingkuh, dia begini karena anak untuk memenuhi kebutuhan anak yang bukan anak kecil lagi karena sekarang udah umur 27 sama 29 tahun," ujarnya.
Ia bahkan mengungkap pernah mendengar cerita dari salah satu anak bahwa yang bersangkutan pernah mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari ibu kandungnya saat kecil.
"Saya pernah dengar dari anaknya bahwa ia dicemplungin ke bak mandi sama mami kandungnya pas umur 5 tahun, berarti kan ada something wrong," katanya.
Ci Mehong mengaku sudah beberapa kali mengajak suami berdiskusi, bahkan ingin berbicara berempat bersama anak-anaknya. Namun, upaya tersebut ditolak.
"Saya minta ngobrol berempat sama anak juga tapi suami nggak mau," tuturnya.
Ia juga menyebut pihak gereja sempat menawarkan mediasi melalui kelompok pendeta. Namun, ia menginginkan anak-anak turut hadir dalam pembicaraan tersebut.
"Dari gereja ada kelompok pendeta-pendeta mau cari solusi, saya bilang siap kapan aja tapi harus anak-anaknya kumpul, kita obrolin tapi bapaknya bilang anak saya depresi," katanya.
Menurutnya, berbicara hanya dengan suami tidak akan menyelesaikan masalah.
"Terus mau ngapain ngomong sama dia doang, percuma. Udah sering ngobrol berdua sama suami," ujarnya.
Ci Mehong menegaskan hingga kini dirinya belum resmi melayangkan gugatan cerai, tapi ia mengaku proses tersebut bukan hal sulit karena mereka tidak memiliki anak bersama dan telah memisahkan harta.
"Saya belum layangkan gugatan cerai tapi itu gampang kok, orang kita pisah harta dan kita ga punya anak. Kalau ga ada solusi juga, saya akan segera layangkan gugatan," tegasnya.
Saat ini, ia memilih tidak berkomunikasi dengan suaminya meski masih tinggal serumah.
"Saya nggak mau ngobrol sama dia, nggak mau komunikasi, nggak mau ribut," katanya.
Di akhir pernyataannya, Ci Mehong menyampaikan pesan keras kepada anak-anak suaminya.
"Semoga anak-anak dari suami saya segera bertobat, jangan porotin papi kalian, kasihan papi kalian 63 tahun, nggak malu kalian nyuruh papi kalian minjem duit. Berusahalah untuk kerja, umur 27 sama 30 tahun loh kalian, bukan anak kecil lagi," ujarnya.
Ia juga menyinggung alasan pekerjaan yang kerap disebut anak-anak tersebut ketika ditanya orang lain.
"Kalau ditanyain orang ini anak-anak bilangnya kerjanya di online, tapi ngurusin anjing yang nggak seberapa, ya ngapain?" tutupnya.
Kini, Ci Mehong menyerahkan keputusan akhir pada ada atau tidaknya solusi yang bisa ditempuh. Jika tidak menemukan jalan tengah, ia memastikan akan segera melayangkan gugatan cerai demi kebahagiaan dirinya.
(ikh/and)
Loading ...

8 hours ago
4
















































