Jakarta -
Cindy Fatikasari ikut berkomentar terkait konten Dwi Sasetyaningtyas yang tinggal di luar negeri menggunakan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
Dalam kontennya, wanita yang akrab disapa Tyas itu merasa bersyukur karena anak keduanya telah menjadi Warga Negara Inggirs dan bukan Warga Negara Indonesia (WNI).
Pernyataan Tyas menyebutkan bahwa dia bersyukur sang anak bukan WNI. Hal itu sontak menjadi gunjingan pengguna media sosial karena Tyas sendiri menggunakan jalur LPDP dari dana negara untuk akhirnya bisa tinggal di negeri.
Pernyataan Tyas dinilai kontras karena dirinya seolah tidak menyukai statusnya sebagai WNI tapi menggunakan dana yang bersumber dari Indonesia untuk bisa sekolah di luar negeri.
Kasus Tyas ini membuat banyak pengguna media sosial yang berbagi pengalaman soal LPDP dan perjuangan menjadi permanent residence di luar negeri.
Salah satunya akun littlemissuire di Threads yang kemudian dikomentari oleh Cindy Fatikasari.
Akun tersebut menceritakan kala dulu dirinya sempat ingin menggunakan beasiswa LPDP dengan tujuan bisa menjadi permanent residence di luar negeri, tetapi dilarang sang suami.
"Dulu pas mau kuliah lagi ke Australia, sempat terpikir untuk apply beasiswa LPDP," cerita akun littlemissrurie.
"Cuma suami bilang: 'Kita kan tujuannya pengen PR masa mau pakai duit rakyat Indonesia?'. Jadilah kita pakai beasiswa Ayang-Ayang Scholarship alias si Ayang kerja sampe ledes @rezapraw," sambungnya.
Cerita akun tersebut dikomentari oleh Cindy Fatikasari. Ia yang kini tinggal di Kanada pun berbagi kisahnya hijrah dari Indonesia.
Suami Tengku Firmansyah itu mengaku berhasil tinggal di luar negeri usai banting tulang bekerja di Indonesia.
"Sekeluarga apply PR (Permanent Residence) Canada dan pindah pakai beasiswa HSB (hasil syuting bertahun-tahun)," komentar Cindy Fatikasari.
"Inget-inget zaman dulu belum ada peraturan syuting maksimal hanya boleh sampai jam 12 malam. Berangkat syuting pagi, pulang besok siangnya," kenangnya.
Perjuangan Cindy Fatikasari dan Tengu Firmansyah pun tak berhenti di Tanah Air saja.
Meskipun sudah menjadi permanent residence di Kanada, keduanya tetap bekerja, bahkan Tengku Firmansyah banting setir menjadi tukang las dan Cindy Fatikasari yang bekerja part time di toko ritel pakaian.
(arm)
Loading ...

4 hours ago
5
















































