Tantri Kotak Langsung Drop, Ngaku Jadi Korban Dugaan Penipuan Rp10 Miliar

6 hours ago 4

Jakarta -

Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, tengah menghadapi situasi yang membuatnya terpukul.

Lewat unggahan di media sosial, Tantri mengaku menjadi salah satu korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang selama ini dianggap sebagai teman dekatnya.

Pengakuan itu disampaikan Tantri setelah tiga hari berusaha mencari keberadaan sosok bernama Poppy Nupitasari. Menurutnya, perempuan tersebut menghilang tanpa kabar dan diduga membawa uang para korban dengan nilai fantastis.

Kondisi tersebut membuat pelantun Beraksi itu mengaku sulit menjalani aktivitas sehari-hari. Padahal, beberapa hari sebelumnya ia masih menikmati waktu libur bersama anak-anaknya.


"2 hari ini berat banget di jalanin, perubahan perasaan yang teramat cepat! Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa2, liat WAG tiba-tiba denger kabar ngga baik. Langsung drop banget, ilang nafsu makan," tulis Tantri di Instagram, Senin (22/6).

Meski sedang menghadapi masalah berat, Tantri tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Namun, pikirannya terus tertuju pada perkembangan kasus tersebut.

"Hari ini setelah 2x24 jam dengan status yang masih belum ketemu dimana posisinya, harus sambil kerja menghibur dan sempet ngejuri juga. Fisik di panggung pikiran kemana2 ttp masih nunggu kabar. Udah ketemu belum orangnya. Ternyata masih NIHIL," ungkapnya.

Tantri kemudian mengungkap alasan mengapa kasus ini sangat memukul dirinya. Ia menyebut uang yang hilang merupakan hasil jerih payah yang selama ini dikumpulkan untuk masa depan anak-anaknya.

"Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin HAK ANAK2 YANG GW KUMPULIN SELAMA INI FIX LENYAP! KOK TEGA???," tulisnya.

Tak hanya dirinya, Tantri mengklaim jumlah korban dalam kasus tersebut sangat banyak. Nilai kerugian yang disebut-sebut bahkan mencapai miliaran rupiah.

"Semoga segera ketemuuuuuuuuuuu, KARENA BANYAK BANGETTTTT KORBANNYA SAMPE MILYARAN," lanjutnya.

Rasa kecewa Tantri semakin besar karena sosok yang diduga terlibat dalam kasus itu merupakan orang yang dipercaya sebagai teman. Ia mengaku tidak menyangka hubungan pertemanan tersebut berujung pada persoalan yang merugikan banyak pihak.

"Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang," tulis Tantri.

Dalam unggahan yang sama, Tantri menyebut akun media sosial dan nomor telepon milik orang yang dicarinya sudah tidak lagi aktif. Ia juga mengaku masih berusaha menempuh jalan damai sebelum membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

"Jelas korban dan buktinya udah kekumpul semua, tp aku masih pengen ketemu sebelum masuk jalur hukum yang sudah pasti bisa menjarain kamu," ungkapnya.

Menurut Tantri, sejumlah korban bahkan menitipkan uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan penting keluarga. Karena itu, ia berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Aku kepikiran 3 anak kamu, tp kalo dipikir2 kamu jg ga mikirin nasib korban yang harus taro tabungannya untuk biaya pengobatan kanker, taro tabungan anak2 buat diputerin," tulisnya.

Belakangan, Tantri mengungkap bahwa total kerugian yang dialami para korban diduga mendekati Rp10 miliar. Meski begitu, ia mengaku belum melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian karena para korban masih berharap uang mereka bisa kembali.

"Benar! Aku lg kena penipuan teman sendiri, karena sudah 3x24 jam dia menghilang. Dan ga ada itikad baik buat ketemu. Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang di total2 hampir 10 M," ungkapnya.

"Clueless.. karena pihak keluarga ga mau tau dan menyerahkan ke korban terserah mau diapain. Aku masih blm LP karena korban minta haknya kembali," tutupnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan atau klarifikasi dari pihak yang disebutkan Tantri terkait tudingan tersebut. Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik setelah unggahan sang musisi ramai dibagikan di media sosial.

(ikh/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |