Thom Yorke Akui Pengaruh Nirvana Jadi Titik Penting Perjalanan Radiohead Era 90an

12 hours ago 10

Jakarta -

Vokalis Radiohead, Thom Yorke, membagikan cerita menarik soal bagaimana kemunculan Nirvana memberi pengaruh besar terhadap perjalanan musiknya di era 90-an.

Dalam wawancara usai menerima penghargaan Fellowship di ajang Ivor Novello Awards 2026, Yorke mengaku masih mengingat jelas momen pertama kali mendengar album Nevermind yang meledak pada 1991.

Bagi Yorke, album tersebut terasa seperti penanda perubahan besar dalam dunia musik saat itu.

"Seperti yang saya ingat ketika pertama kali mendengar 'Nevermind' dan saya langsung berpikir, 'Oke, ini dia'," ujar Thom Yorke.


Menurutnya, ada momen-momen langka ketika sebuah band muncul dan langsung mengubah arah industri musik. Nirvana menjadi salah satu contoh terbesar yang pernah ia rasakan sendiri.

Yorke menyebut setiap generasi membutuhkan sosok atau karya yang mampu menghadirkan bahasa baru dalam musik.

Baginya, dampak Nirvana saat itu benar-benar terasa masif, termasuk bagi musisi muda seperti dirinya yang sedang mencari identitas.

Pengakuan itu terasa menarik karena Radiohead kemudian tumbuh menjadi salah satu band alternatif paling berpengaruh di dunia, meski memiliki pendekatan musik yang jauh berbeda dengan grunge ala Nirvana.

Album Nevermind dari Nirvana.Album Nevermind dari Nirvana./ Foto: Dok. DGC Records

Yorke juga mengenang bagaimana perjalanan awal Radiohead di tahun 90-an penuh tekanan industri musik.

Setelah bandnya menandatangani kontrak dengan EMI Records, mereka sempat diberi kebebasan untuk berkembang selama beberapa tahun hingga akhirnya merilis Creep.

Tak disangka, lagu tersebut justru meledak besar dan mengubah hidup mereka dalam waktu singkat.

Namun kesuksesan itu membawa tantangan baru. Yorke mengungkap label rekaman terus meminta Radiohead mengulang formula yang sama demi menciptakan hit berikutnya.

"Lalu mereka bilang, 'Oke, jadi sekarang kita butuh Creep lagi' dan sebenarnya jawabannya, 'Tidak, kita tidak butuh'," kenang Yorke.

Tekanan itu terus berlanjut ketika Radiohead sukses lewat The Bends hingga OK Computer. Yorke mengatakan industri selalu ingin mereka mengulang album sebelumnya, sementara band tersebut justru ingin terus bergerak maju dan bereksperimen.

Pandangan itu kemudian menjadi fondasi kuat perjalanan Radiohead di era 90-an. Ketika banyak band memilih bermain aman demi pasar, Radiohead justru berubah drastis dari satu album ke album lain.

Yorke menilai keberanian untuk tidak mengulang formula lama menjadi alasan Radiohead bisa bertahan hingga sekarang.

Ia juga mengkritik industri musik modern yang menurutnya terlalu terobsesi pada nostalgia dan katalog lama, tetapi kurang memberi ruang bagi musisi baru untuk berkembang secara alami.

Menurut Yorke, musisi perlu diberi waktu untuk gagal, bereksperimen, dan menemukan identitas mereka sendiri seperti yang dulu dialami Radiohead.

"Dengan sedikit dukungan, Anda benar-benar dapat membiarkan orang berkembang dan menemukan jalan mereka sendiri," katanya.

Cerita Thom Yorke itu sekaligus memperlihatkan bagaimana era 90-an menjadi masa penting yang membentuk identitas Radiohead.

Dari ledakan pengaruh Nirvana hingga tekanan industri musik besar, semuanya ikut menempa band tersebut menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam sejarah musik alternatif modern.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |