Jalani Sidang Kasus Penganiayaan di Jepang, Dewi Soekarno Ngaku Menyesal

5 hours ago 4

Jakarta -

Sosok Dewi Soekarno yang selama puluhan tahun dikenal sebagai figur publik ternama di Jepang kini menghadapi babak baru dalam hidupnya.

Pada usia 86 tahun, istri mendiang Presiden RI Soekarno itu menjalani sidang perdana terkait dugaan penganiayaan terhadap dua perempuan yang pernah bekerja bersamanya.

Persidangan berlangsung di Pengadilan Tokyo pada 23 Juni 2026. Kasus tersebut langsung menyita perhatian publik Jepang mengingat Dewi selama ini dikenal luas sebagai selebritas, pengusaha, sekaligus tokoh yang aktif menyuarakan isu perlindungan hewan.

Jaksa mendakwa Dewi terlibat dalam dua insiden berbeda yang terjadi sepanjang tahun lalu.


Peristiwa pertama disebut berlangsung pada Februari 2025 di sebuah restoran kawasan Shibuya, Tokyo.

Dalam dakwaan itu, Dewi diduga melempar gelas sampanye serta beberapa benda lain ke arah seorang karyawan perempuan.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada Oktober 2025, insiden lain kembali terjadi.

Kali ini lokasi kejadian berada di sebuah rumah sakit hewan yang juga berada di kawasan Shibuya.

Jaksa menuduh Dewi melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang perempuan yang saat itu menjabat sebagai manajernya.

Ketika majelis hakim meminta tanggapan atas dakwaan yang diajukan, Dewi tidak secara tegas menyatakan menerima maupun menolak seluruh tuduhan.

Namun melalui tim kuasa hukumnya, ia pada dasarnya mengakui sebagian besar isi dakwaan meski mengaku tidak lagi mengingat seluruh detail kejadian secara jelas.

Perempuan yang telah lama berkarier di dunia hiburan Jepang itu juga menyampaikan penyesalannya di hadapan pengadilan.

Menurut Dewi, usianya yang tidak lagi muda membuat dirinya merenungkan kembali sikap yang pernah ditunjukkan kepada kedua korban.

"Di usia saya yang sudah setua ini, saya menyesal dan merasa seharusnya bisa lebih menahan diri terhadap kedua korban tersebut," ujarnya di persidangan.

Pembahasan mengenai kondisi saat kejadian turut muncul dalam sidang.

Saat ditanya terkait konsumsi alkohol, Dewi mengakui dirinya memiliki karakter yang mudah terpancing emosi.

"Saya memiliki sifat seperti pemanas air yang cepat mendidih, jadi saya harus lebih berhati-hati," katanya.

Nama Dewi Soekarno selama ini memang memiliki tempat tersendiri di Jepang.

Selain aktif di dunia hiburan, ia juga sempat menjadi sorotan setelah mendirikan organisasi politik yang mengusung perlindungan anjing dan kucing sebagai agenda utama.

Perjalanan hukum Dewi masih akan berlanjut. Pengadilan menjadwalkan sidang berikutnya pada 8 September 2026 untuk melanjutkan pemeriksaan perkara yang kini menjadi perhatian publik tersebut.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |